Aku menulis ini karena aku takut lupa

Aku menulis ini karena aku takut lupa dengan hari ini. Mungkin spontan kamu akan bilang, Ah, mana mungkin kamu bisa lupa. Hei, Tuan. Apa kamu lupa siapa di antara kita yang punya super memori? Hahahaha, jadi, untuk sekali ini, jangan protes dan biarin aku yang menang.

Sebenarnya juga, tulisan ini adalah lanjutan dari tanda titik sebelum kalimat selamat tidur. Nggak tahu kenapa aku baru bisa sebebas ini menuliskanmu ketika kamu sudah terlelap. Tenggelam jauh ke dalam mimpi-mimpi yang, entahlah, kamu belum pernah menceritakannya. Tapi aku mau, aku mau salah satu mimpiku akhir-akhir ini bisa kejadian beneran suatu hari nanti. Iya. Mimpi yang itu.

Jadi, bagaimana rasanya? Bangun di satu pagi yang akan jadi dirimu versi terbaru sampai setahun ke depan? Mmm… agak malas untuk mengakui ini tapi, yang pasti, kamu akan semakin keren dan semakin menginspirasi banyak orang. Beberapa hal yang aku yakini entah juga kenapa bisa seyakin itu.

Kamu tuh sadar nggak sih sebenarnya aku ini lumayan pelupa. Bahkan di antara teman-temanku, aku yang paling lemot dan lelet. Dua hal yang sangat mendukungku untuk jadi pelupa. Tahu, ya? Tahu sih kayaknya. Ini sebenarnya alasan kenapa aku menulis, alasan yang jarang kusampaikan ke publik. Ya… sebenarnya nggak pelupa-pelupa banget sih, cuma memang, aku cuma bisa mengingat hal-hal yang benar-benar berhasil masuk ke dalam duniaku. Karena nggak semua kuizinkan masuk, makanya banyak orang nggak heran kalau aku kelihatan sangat kesepian.

Walau kamu berhasil masuk ke dalam duniaku, diterima semestaku bahkan diterima oleh tiap sudut yang ada di dalamnya, aku akan tetap menuliskanmu walau cuma dalam sebuah kertas yang, ah, kamu nggak akan bisa membacanya. Tapi gapapa sih, toh, kamu sudah bisa baca aku tanpa perlu berusaha terlebih dulu.

Curang banget. Nggak adil. Ternyata kamu yang dapat hak veto itu, hak istimewa untuk bisa melakukan telepati denganku setiap waktu. Iya… telepati. Hal romantis yang menurutmu nggak lebih dari sesuatu yang logis. Kadang, aku kesulitan untuk bicara sama kamu. Tapi, kabar baiknya, kamu selalu memahami imajinasi-imajinasiku yang mungkin, sebenarnya kamu nggak benar-benar ngerti. Makasih, ya? Makasih nggak minta aku berubah.

Mungkin itu kenapa semestaku dan teman-temannya sangat senang denganmu. Mungkin itu juga yang jadi alasan kenapa aku nggak kaget kalau ada banyak orang yang mengagumimu. Dan… aku sangat berterima kasih untuk itu, untuk kamu ada di dunia ini. Ain’t nothing better than that.

Bertahun-tahun aku melukis kanvasku dengan warna hitam, sampai suatu hari pukul 5.44 sore, kamu bilang, “Tsana, semangat terus ya!”

Kita memang nggak akan pernah tahu sama cara kerja semesta. Tapi aku tahu ada hal baik yang semesta coba titipin buat aku lewat kamu. Dan ternyata, hal baik itu adalah warna baru buat kanvas aku. Memang lukisan yang kubuat masih saja abstrak, tapi setidaknya, nggak sehitam biasanya. Aku nggak bohong. Karena bukan aku doang yang merasa ada perubahan dalam diriku sendiri.

Suatu pagi, ketika aku bangun, rasanya, semesta terlihat jauh lebih menyenangkan dari hari-hari sebelumnya. Aku keluar kamar, menyapa semua orang di rumah.
“Selamat pagi!”
“Selamat pagi, Mbak, masak apa hari ini?”
“Hai ibu, gimana tanamannya?”

Aku jadi orang paling ceria hari itu.

Kenal kamu rasanya seperti mengenal diriku sendiri. Kayak melihat diriku di cermin. Sama persis. Nggak ada bedanya. Sampai aku sadar bahwa, kita beda. Iya, kayak aku lihat diriku di cermin. Walau terlihat sama, ternyata kita sangat berbeda. Walau terlihat dekat, semestaku dan semestamu ternyata sangat berjauhan. Tapi gapapa, karena aku ingat betul apa yang pernah Pak Sapardi bilang sama aku, “Ada masalah yang tidak perlu pemecahan, karena pemecahan terkandung dalam masalah itu. Ruang kedap suara akan menyatukan yang berbeda.”

Jadi, semua biar berjalan sebagaimana mestinya. Dan seiring waktu berjalan, kita akan sama-sama menyembuhkan. Hal-hal baru yang mengagetkan walau nggak juga terasa asing itu, akan jadi buku paling punya makna walau nggak pernah dituliskan. Karena, beberapa hal memang lebih baik disimpan sendirian, bukan?

Surat ini mungkin akan tua dimakan usia. Mungkin kita akan lupa, mungkin semua kesenangan itu akan lebih cepat berakhir dari yang kita kira, tapi kamu akan terus mengejar mimpi-mimpi hebatmu, dan percaya deh, aku akan selalu mengagumimu. Kamu hebat. Nggak ada yang lebih membuatku senang dari melihatmu senang melakukan apa yang kamu lakukan.

Aku lega karena kita nggak perlu memilih, aku lega karena kita memahami batas itu, aku lega karena kita sama-sama dewasa untuk mengerti bahwa beberapa hal sudah erat tanpa perlu terikat. Dan pada akhirnya, kapal itu pulang ke pelabuhannya masing-masing. Aku ke Utara, kamu ke Selatan, sebagaimana mestinya, sebagaimana cerita baik yang diselesaikan walau nggak pernah diciptakan.

159 Comments

  1. LalaMay 2, 2020

    🙂

    Reply
    1. Vina Dwi FebrianzaMay 15, 2020

      Saddddd ussssssss

      Reply
      1. Rina SetyaningsihMay 15, 2020

        Semoga kamu selalu senang.

        Reply
        1. Putri Belia IndrawatiMay 16, 2020

          Sukses terus kak tsaanaaa🤗🧡

          Reply
    2. AyundaMay 16, 2020

      Smngat Us💕

      Reply
    3. yutanMay 16, 2020

      🙂

      Reply
    4. OesMay 17, 2020

      Sedih tapi lega, ah gimana si bilang nya hmm

      Reply
      1. laylaJune 1, 2020

        Aaaa… Iya… Me too!!!

        Reply
      2. SiaJune 5, 2020

        Salfok sama sakuranya 🙂

        Reply
  2. AinMay 2, 2020

    Mengandunag bawang 😢

    Reply
    1. ReinaaJune 6, 2020

      Memawakilii perasaann ku:((

      Reply
  3. AinMay 2, 2020

    😢

    Reply
    1. AnonymousMay 14, 2020

      Ntah mengapa pikiranku langsung melayang jauh kepada jerome:)

      Reply
      1. putri nadyaMay 14, 2020

        sama :”)

        Reply
      2. AninymMay 15, 2020

        Samaa

        Reply
      3. jessMay 15, 2020

        relate bgt us ;”)

        Reply
      4. UselessstrangerMay 15, 2020

        Samaaa wkwkw

        Reply
      5. midekaMay 15, 2020

        sama :v

        Reply
      6. Pecandu heningMay 17, 2020

        Kita satu pemikiran “)

        Reply
      7. BernikaMay 19, 2020

        Aku juga berpikiran sama.

        Reply
      8. AyuMay 20, 2020

        Sama pikiranku ke jerome karna perbedaan:”

        Reply
      9. kamila syarifMay 20, 2020

        samaa, bener-bener jerome banget

        Reply
      10. ShuzMay 22, 2020

        Iya soalnya ada “Tsana, semangat terus ya!”, dan “siapa yang punya super memori”

        Reply
      11. OlnJune 1, 2020

        Sama banget tentang lukisan itu

        Reply
      12. SOJune 1, 2020

        sama bgt 🙁

        Reply
      13. CitJune 3, 2020

        Sama oi

        Reply
      14. Feb_AnaJuly 7, 2020

        Iya, aku juga mikirnya kaya’ gitu

        Reply
      15. shasaJuly 10, 2020

        sama dong, hahaha =)))

        Reply
    2. Jeny putriMay 14, 2020

      Semangat terus kak tsana💓

      Reply
      1. novanyMay 20, 2020

        baca ini sedih banget sumpaaa

        Reply
  4. anisMay 2, 2020

    omg aku keinget jerome baca inii, btw bagus bangett aku bacanya menghayatii..semangat terus ka tsana!❤❤👉🏻👈🏻

    Reply
  5. vjMay 2, 2020

    Setiap tulisan mu selalu berhasil membuat pemahaman baru buat aku tsana. Terus berkarya tanpa perlu tau seberapa bnyak org yg sudah berhasil kamu ubah hidupnya. Sebentar, bukan kamu tapi mereka sendiri yg mrubahnya dengan niat dan semngat dengan perantaranya karya” mu tentunya yg brhsil mmbuat kita sebagai pembaca bilang “iya ya benar juga” hehehehe

    Reply
    1. hafshaaMay 15, 2020

      keren 🧡✨

      Reply
    2. VMay 16, 2020

      I think so:’)

      Reply
  6. mayaMay 2, 2020

    tsana..makasih ya untuk cerita-ceritanya. ga tau kenapa aku suka bacanya. 🙂
    tau ga sejak beberapa hari yang lalu aku doain kamu & jerome dalam sholatku, aku doain kalian akan baik-baik terus, seru-seru terus, sampai akhir yang kita manusia tidak pernah tau gimana akhirnya.
    baca cerpen yang ini, bikin aku bahagia, seolah Tuhan jawab doaku. :)))

    baik-baik ya kalian, titip salam untuk tuanmu yang luar biasa itu 😉

    Reply
  7. NinikMay 2, 2020

    membaca ini kok aku kok sptnya tertuju pada seseorang .
    Semoga keajaiban itu ada dan ketidak mungkinan bisa disemogakan .

    Reply
    1. OrangelinMay 22, 2020

      sama kayak saya… amin kan aja:)

      Reply
  8. NinikMay 2, 2020

    Aamiin
    bukankah cinta sejati saling mendo’akan walau jarak dan waktu memisahkan .

    Reply
  9. OlaMay 2, 2020

    SEMANGAT TERUS KA TSANA !!!

    Reply
    1. PelangiMay 15, 2020

      Rasanya setiap orang bakal Dan akan ketemu orang yang serasa seirama tetapi tidak untuk bersama.
      *karena tau ada yang berbeda.
      *Karena seirama makanya tau batasan, sedih iya.
      Tapi saling tau, klo bersama bisa jadi yang bahagia hanya mereka berdua.

      Aku belajar ikhlas, juga.

      Reply
  10. FebriMay 2, 2020

    Hwaa sama ” Aku ke utara kamu ke selatan “

    Reply
  11. Endang Suci HMay 2, 2020

    😢😢😢😢
    Ntasaaaa bagus2 bngtttt karyanya🥰🥰🥰

    Reply
  12. Tintin SugestiMay 2, 2020

    Disini ada yang iris bawang ya;(

    Kita semua pasti kalah dg TAKDIR. Akupun begitu. Tapi kita harus YAKIN, Allah punya rencana sendiri untuk kita.

    Reply
  13. MelidaMay 2, 2020

    Yang part ini terasa seperti diriku dan dirinya, wkwkw. Makasih kak 🙂

    Reply
    1. ElsaMay 4, 2020

      Seneng rasanya perasaan aku bisa terwakilkan kak tsana lewat tulisan ini

      Reply
  14. OsiwMay 2, 2020

    Huwaaaa kenapa ngena bgt sih kaaa

    Reply
  15. FebMay 2, 2020

    “aku lega karena kita sama-sama dewasa untuk mengerti bahwa beberapa hal sudah erat tanpa perlu terikat”

    Aku biasanya kalo baca kalimat kaya gitu langsung bete kayak itu tu terlalu klise, tapi gatau kenapa baca ini kayak ada yg maksa buka kenangan lama tapi kayak dibikin sadar kalo itu tu memang nyata begitu bukan cuma sebuah khiasan ..
    Sekali lagi Tsana could break my predujice abt something that i know i can’t judge anything based on my opinion only.

    Reply
    1. zidMay 13, 2020

      Baca tiap paragraf jadi teringat seseorang dengan banyak kejadian berbeda🙃🙃

      Reply
    2. Silvani Mustika PutriMay 15, 2020

      ❤❤❤❤❤❤❤❤

      Reply
  16. Sekar AnjaniMay 2, 2020

    🙃

    Reply
  17. Agustina mzMay 3, 2020

    Waaahhh mbak Tsana, aku baca kisah ini auto langsung tertuju sama seseorang. Kisah kalian paling uwuwuwuwu deeh😢😢 (tolong bawangnya disingkirkan ya!!)

    Reply
  18. Nurul Rizkiani ZahraMay 3, 2020

    ga sabar nunggu kelanjutannya, semangat untuk terus menulis kak tsana!❤

    Reply
  19. Nurul Rizkiani ZahraMay 3, 2020

    ga sabar nunggu kelanjutannya, semangat kak tsana!❤

    Reply
  20. KiaraMay 3, 2020

    Aku tau semuanya tidak mudah, Tetap semangat Tsana!

    Reply
  21. deedeedadeedeeMay 3, 2020

    semangat!

    Reply
    1. Luthfi UmaidaMay 15, 2020

      Banguuus bgtt♥

      Reply
    2. Luthfi UmaidaMay 15, 2020

      Banguuus bgtt♥
      Baru pertama kali baca ini udah seneng♥

      Reply
  22. novi tiaMay 3, 2020

    g bs berkata2 krna sebagus itu :)))

    Reply
  23. liffiaeMay 6, 2020

    mau ketemu kak tsana trs bilang, “makasih kak,” sambil peluk kak tsana.

    Reply
  24. SaskiaMay 7, 2020

    Ceritanya kok kek jerome yah. Jerome bukan sih kak tsana🥺 setiap kata pada barisnya memiliki makna yang dalam ❤

    Reply
    1. TwinkllatteJune 28, 2020

      Aku juga mikir gitu masa:(

      Reply
  25. Arvi MarpsMay 10, 2020

    Memang

    Reply
  26. Nona kesepianMay 10, 2020

    Aku ada di dunia baru dan sepertinya tidak ada yang tau bahwa aku tersesat di sini
    Tsana kamu tokoh tervaforitku teruslah berbahagia dunia redup melihat mu sedih
    Dariku nona kesepian

    Reply
  27. keiMay 12, 2020

    baru memulai sudah nyaman hadeh km paling bisa ntsana

    Reply
    1. QonitMay 15, 2020

      Ada yg ditakdirkan sekedar memberi pelajaran tapi tak menetap selamanya, dan aku senang orang itu kamu. Satu hal yang baru aku sadari dari perkataan bodoh mu itu “kemarilah akan ku beri tau semuanya kecuali perpisahan.” Haha.. Aku sedang merayakan perpisahan itu sembari menunggu senja berpisah dengan langitnya.

      Aihhh jdi mengenang lg kn memori yg lalu, tpi gpp deh, semangat terusss Kak Tsana, selalu torehkan warna dalam setiap karyamu Kak

      Reply
  28. hestiMay 12, 2020

    tsana…yang selalu mewakili perasaanku lewat tulisannya. love you

    Reply
  29. HaibangunMay 12, 2020

    kakak selalu hebat menggetarkan hati walau dia pergi masi ada pasukan paus disinii

    Reply
  30. DeyaMay 12, 2020

    Membius hatiku ❤️

    Reply
  31. DelisaMay 12, 2020

    Gak penting dia yang dimaksud Kak Tsana itu siapa, tapi yang pasti dia itu orang yang hebat karena berhasil masuk dalam tulisan Kak Tsana^_^

    Reply
  32. karinatrisnawatiMay 12, 2020

    Mau tanya,seandainya kakak jawab,
    Kak ini ada lonceng notifikasi nggak sih?nggak sabar buat selanjutnya,seandainya ada,aku bakal set ke tanggal 15..hehe,tahu lah apa maksud ku.

    Reply
  33. karinatrisnawatiMay 12, 2020

    Senyum Kak Tsana senyum!!

    Reply
  34. NeallMay 12, 2020

    Kayanya Gak masalah buat menghilang dari wattpad us. Dari tulisan paus dapet belajaran bahwa nulis dan baca jauh lebih menyenangkan dari hal biasa yang di lakuin percuma. Kuota aing gak kebuang sia” lagi 😭 thx us love u❣

    Reply
  35. merah baikMay 12, 2020

    Tsana, semangat terus ya!

    Reply
  36. Ananda LailatulMay 13, 2020

    aku butuh torehan yang baru pauss

    Reply
  37. Aghits Nur AuninaMay 13, 2020

    aku bacanya sampai pakai intro, sambil membaynagkan keadaan itu
    semangat terus tsana!

    Reply
  38. AlMay 14, 2020

    Relate bgt jujur, lagi dalam fase perasaan yg seperti cerita mu tsan :’)

    Reply
  39. RamaMay 14, 2020

    Terima kasih ka Tsana

    Reply
  40. dhiya muthiahMay 14, 2020

    Ada yang perih tapi gak berdarah:”)

    Reply
  41. FisianaMay 14, 2020

    Kak Tsana, saya sangat menikmati tulisanmu yg selalu jujur.

    Salam literasi:)

    Reply
  42. dewinsMay 14, 2020

    terimakasi pauss yg sudah merangkum kata menjadi beberapa kalimat, kalimat menjadi beberapa paragraf yang isinya hampir sama dengan cerita ku jg ya i feel it kaya sefrekuensi gtu hem:’)❤

    Reply
  43. putri nadyaMay 14, 2020

    its time to say,semangat kak tsan!

    Reply
  44. YayashMay 14, 2020

    Parbets 😢 semangat teruss kak! 💙💙

    Reply
  45. YayashMay 14, 2020

    Parbets 😢 semangat kak! 💙💙

    Reply
  46. sanMay 14, 2020

    ❣️🐳

    Reply
  47. AFNMay 14, 2020

    Menikmati namun membatasinya~

    Reply
  48. bigdreamerMay 14, 2020

    semangat

    Reply
  49. DeydeyMay 14, 2020

    Iya us

    Reply
  50. BilqisthiMay 15, 2020

    Ceritanya dalem banget us asli

    Reply
  51. salMay 15, 2020

    🙂

    Reply
  52. salMay 15, 2020

    tulisan kak tsana bikin jatuh cinta. aku paham tapi yaa, juga sambil belajar.🙃

    Reply
  53. FidahMay 15, 2020

    Us ini jadwal update ya kapan aja?

    Reply
  54. syauMay 15, 2020

    hi pra:)

    Reply
  55. zeyaMay 15, 2020

    yashhh pra<3

    Reply
  56. laut biruMay 15, 2020

    semangat terus paus! ❤

    Reply
    1. RhndyniMay 16, 2020

      Semangat ka paus!!

      Reply
  57. LinzuMay 15, 2020

    mengandung bawang 🙁

    Reply
  58. annMay 15, 2020

    ka tsanaaa🙃🙃🙃🙃

    Reply
  59. Sri AgustiniMay 15, 2020

    Aku setuju sih ini

    Reply
  60. Sri AgustiniMay 15, 2020

    Sketsa ku juga lebih bisa terlihat dari sebelumnya, kemarin sketsa muka saja sudah persis kayak hantu. Aku juga percaya dia punya energi positif untuk membuatku menggambar di layar iPad kemarin setelah chatnya di Instagram “galih terus bakatmu ya”

    Saya juga nulis agar tidak lupa ♥️ tulisan ini seperti sedang menceritakan diriku yang tidak bisa merangkai kata lebih banyak. Wkwkwk thanks much

    Reply
  61. nadalemmMay 15, 2020

    sejauh ini yang paling maksa air mata untuk netes sih “Aku ke utara, kamu ke selatan” asli bgt ambyarnya ini.🙂😭

    Reply
  62. RanaHanaMay 15, 2020

    your story is like mine :”)

    Reply
  63. AzzahraMay 15, 2020

    🙂 ya ampum

    Reply
  64. IntanMay 15, 2020

    Sebagus itu…semangat kak tsana!!!

    Reply
  65. SemutMay 15, 2020

    Gambarnya bunga sakura

    Reply
  66. LusyMay 15, 2020

    Yang nulisnya kak tsana, yang kebayangnya orang lain hehehe❤

    Reply
  67. AchaaaMay 15, 2020

    Tsana kamu mewakili setiap sudut perasaanku dg tulisan” kamu
    Semangat teruss yaa
    Selalu bisa menginspirasi lebih banyak orang sekaligus menjadi tempat pling nyaman di semesta ini ❤️

    Reply
  68. MutiaraMay 15, 2020

    Selalu suka sama apa yang ditulis kak tsana, semangat kak

    Reply
  69. Najmah farhanahMay 15, 2020

    Kata kata yang belum aku pahami, lagi belajar memahami haha…

    Semangat ka tsann

    Reply
  70. AriskaMay 15, 2020

    So saddd:( sebagai seseorang yang ingin kapal itu berlabuh di tempat yang sama ngerasa sedih, tapi aku sadar kalian memang ada di dua laut yang berbeda. Tetap jadi inspirasi buat banyak orang ya, dua orang hebat kesayangan

    Reply
  71. πMay 15, 2020

    sepemikiran 😂

    Reply
  72. feeling blueMay 15, 2020

    nyesek bgt baca ini sambil dengerin lagu hujan di mimpi:((

    Reply
  73. Tyas indahMay 15, 2020

    Kenapa sih ini cerita nya ga beda jauh banget sama yg gw alamin us, apalagi yang di kalimat2 akhir:”
    Mewek jadi nya us 🥺
    terhanyut terbawa arus dari setiap kata, kalimat didalam cerita nya😩

    Reply
  74. ZEMay 15, 2020

    Dan pada akhirnya, kapal itu pulang ke pelabuhannya masing-masing.

    Reply
  75. GhfauzieMay 15, 2020

    :’))

    Reply
  76. saskyaftrMay 15, 2020

    I am cry:”)

    Reply
  77. Rika SaviraMay 15, 2020

    Suka bangettt usss❤ setiap kalimat yg kau tulis selalu bermakna bagiku, setiap kata mengandung arti yg dalam
    Tetap semangat menulisnya uss

    Reply
  78. CindyMay 15, 2020

    Tsana, tulisanmu tak jarang menamparku.tp aku senang, setidaknya dari banyak karyabyg kau tulis “tamparanmu” mqmpu menyadarkn imajinasi yg diciptakan oleh isi kepala mereka sendiri. Semangat terus paus kesayangan!

    Reply
  79. KiyunaaMay 16, 2020

    lagi ngerasain fase ini uss:”) pedih

    Reply
  80. AyundaMay 16, 2020

    Smngat Us💕

    Reply
  81. DewiksofiaMay 16, 2020

    Semesta kadang seperti itu yah Us…
    Mempertemukan lalu menyadarkan bahwa ada jarak terjauh yang tak mampu diukur dengan alat ukur.
    Aku suka tulisanmu Us,

    Reply
  82. Echa AnastasyaMay 17, 2020

    Ahahah kalimat terakhirnya sedih banget sih 🙁

    Reply
  83. TaMay 17, 2020

    Aku tuh kepikiran kalian berdua trs☹️ pengen rasanya kalian berdua bersatu tapi yaahhh…

    Reply
  84. Diwangkara milikkuMay 17, 2020

    Kak aq gk bisa ngomong apa² tentang tulisan ini… Mungkin aq agak kepedeean atau entah gimana tapi aq merasa kita orang yang sama… Entah dari manalah sisi sama nya tapi menurutq kakak menulis ini untuk mimpi mimpi yang ada di dunia kakak, dan itu yang mungkin membuatq merasa klo aq sma kyk kakak… Maap klo ini cuma buat kakak ilfeel 😊😢

    Reply
  85. D.AMay 18, 2020

    Baru tdi banget sebelum kebangun, aku mimpiin kalian berdua 😭😭
    Pokoknya tsanaa semangaat terus yaa…💞
    Kita semua mengagumi dia, yang beda dari kamu, adalah kamu berhasil membuat dia kagum balik ke kamu. Itu yg gak aku dan para fans lainnya dapetin hehehe yaialah siapa kami?! 😁🤣
    Semoga hubungan bersahabatn kalian tetap langgeng. Aamiin..🤲

    Reply
  86. NisyaMay 18, 2020

    Lucu juga ya, yang awalnya cuman bercanda-canda lama-lama perasaannya jadi ga ngada-ngada :’)

    Reply
  87. TaMay 18, 2020

    So sad, sampe baca berulang kali. Gatau ini udh yg keberapa baca cerita yg ini😩Semoga Tuhan selalu memberikan yg terbaik buat kalian berdua🤗😇

    Reply
  88. eyerainMay 18, 2020

    setiap yg berbeda itu indah kan ?

    Reply
  89. RereMay 18, 2020

    Entahlah, langsung terpikir nama jerome…

    Reply
  90. MarselaMay 19, 2020

    Nyatanya memang tidak akan pernah sama:)

    Reply
  91. Watermelon SugarMay 19, 2020

    Erat tanpa terikat.

    Reply
  92. enay rinantaMay 19, 2020

    sad banget avv

    Reply
  93. Hasriani HamzahMay 20, 2020

    Kenapa sesakit ini 😭

    Reply
  94. dhafinaMay 20, 2020

    terimakasih paus, bagus sekali aku suka :))

    Reply
  95. biaMay 20, 2020

    ☹️❤️

    Reply
  96. Sakila Aina MaryamahMay 20, 2020

    Gak nyesel ak ngefans sama u us

    Reply
  97. annMay 21, 2020

    zuzur setiap baca ini selalu ngerasa campur campur sedih, kagum, tapi ada senangnya juga. kenapa senang? karena, kalian begitu paham sama semesta yang berbeda tapi menyikapinya dengan sederhana.
    Aku ngeship bangettt, tapi, ah sudahlah🌟😶

    Reply
    1. YaJune 3, 2020

      Kamu benarrr, aku pun begitu :”)

      Reply
  98. fisaMay 21, 2020

    sedih 😭, mirip bngt kisahnya
    Semangat terus paus 💙

    Reply
  99. FalaMay 21, 2020

    Aku org baru yg membaca karya mu tsana, dan langsung jatuh cinta 💙

    Reply
  100. DuaempatagustusMay 21, 2020

    Saling menyembuhkan dan saling mengerti batas dan akhirnya kembali ke jalurnya masing-masing….

    Kisah yang mungkin hampir semua orang tahu dan rasakan,,

    Makasih us udah buat tulisan ini, seenggaknya kita tahu apa yg harus dilakukan

    Reply
  101. nataMay 21, 2020

    yaudah :’)

    Reply
  102. Tri HaryantiMay 21, 2020

    Ka Tsana…🤗

    Reply
  103. ZiwanrforMay 21, 2020

    Lu gokil us🙂♥️♥️

    Reply
  104. EllMay 22, 2020

    Deep:” Semangat ka Tsanaa!!💕🐳

    Reply
  105. Rahsa.RenjanaMay 22, 2020

    Aku ke Utara, kamu ke Selatan, sebagaimana mestinya

    Suka banget kak 😍😍 walaupun begitu tak menjadi masalah, ia tetap hadir untuk memberi warna dalam hidup yang mulai sedikit mengalami perubahan

    Reply
  106. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

    Reply
  107. MarwaMay 25, 2020

    Nulisnya pake hati banget,iloveyou ka ntsana❤

    Reply
  108. fhsalsaMay 28, 2020

    Keren tsana✨

    Reply
  109. YelniiMay 31, 2020

    Jujur. Aku suka sama semua topik tulisanmu❤

    Reply
  110. Isl13June 1, 2020

    Dalem banget uss. Kek nulis pengalaman sendiri, aku suka dan terinspirasi untuk menulis juga 🙂

    Reply
  111. hai, ka. Perkenalkan nama ku Nibiru. kalian bisa bergabung bersama ku di alur paragrafku menjumpai titik bahagai yang selama ini ku dambakan. kunjungi http://www.jinggadanabu.my.id ya.. sampai ketemu disana

    Reply
  112. Alifa PratiwiJune 11, 2020

    Samaa! Tapi buatku kok kayanya iyaa ya bukan sekedar “kayak” .. Barusan nonton live nya mereka kenal saru sm lain tenatng tsana yg bilang jerome punya super memori which is sm dgn yg dibilang tsana di paragraf awal ahaha

    Reply
  113. SigitJune 11, 2020

    Saya baru belajar menulis

    Reply
  114. AnnaJune 11, 2020

    Aku lega karena kita sudah memiliki pilihan masing masing. Aku lega karena kita sudah menentukan jalan yang semestinya.

    Aku menulis ini karena kamu menginspirasiku

    Reply
  115. RedlightJune 28, 2020

    Dahlah us, kamu bikin aku keinget sama orang yang nyadarin kalau dekat belum tentu erat

    Reply
  116. KhansaJuly 9, 2020

    relate ama idup gau anjir

    Reply
  117. YuyonJuly 10, 2020

    Uhhhhh

    Reply
  118. SaduJuly 11, 2020

    As always, selalu dapat inspirasi kalau larinya ke kamu kak, i love you! Meskipun tau senyebelin apa kamu, tapi rasanya gabisa.. Gabisa ngelakuin reaksi orang² yg sebel.

    Reply
  119. Apple PieAugust 1, 2020

    sedang berada di fase harus mengalah degan semesta walau rasanya ingin sekali egois dalam memiliki mu. Kita sama-sama tau perasaan masing-masing, tapi kalo semesta tidak menakdirkan, kita bisa apa ? pada akhirnya kita harus sama-sama pulang, aku utara dan kau keselatan.
    Untuk S alias W, andai kamu bisa baca ini. Aku cuma ingin bilang bahwa aku selalu mencintai mu. semangat ya mengejar mimpi2 mu.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top