Satu

 

Jadi, bagaimana Jakarta? Pra melepas sepatunya, meletakannya di belakang sebuah pot putih berisikan tanaman monstera. Dibaca dari banyaknya monstera yang tumbuh, pemilik rumahnya pasti sibuk bekerja. Sebab, monstera bukan tanaman yang manja. Ia bahkan mau memaafkan cahaya paling terang sekalipun dengan tetap hidup.

“Siapa lagi yang berpulang?”

“Ibunya. Ibu kandungnya.”

Pra diam sebentar, tak lama ia melangkah masuk ke dalam rumah yang diisi orang berpakaian serba hitam. Ia kemudian melihat kemejanya sendiri, “Nan, ini biru tua apa hitam?”

“Sudah. Duduklah.”

Semua orang duduk mengelilingi jenazah seorang perempuan yang bahkan tidak ia kenal sebelumnya. Membacakan doa-doa, entah itu isinya ucapan selamat atau terima kasih. Selamat sudah abadi. Terima kasih sudah pernah hidup. “Kok, ada yang buka handphone di saat lagi begini, Nan?”

“Kan, sekarang banyak aplikasi doa di handphone. Kamu nggak tahu?”

“Kitab suci modern gitu?”

“Susah ngomong sama orang jadul!”

Tampak seorang gadis kecil duduk tepat di samping jenazah, bersimpuh, memohon agar kedua mata itu bisa terbuka lagi. Pra menilik, Kenapa tidak ada yang berusaha menenangkan tangis anak kecil itu? Apa upacara kepergian selalu memaklumi kesedihan?

Kinan ikut mengamati kebingungan Pra, segera ia bertanya sebelum laki-laki paling sok tahu itu seenaknya mengambil keputusan. “Hei, lihat apa?”

Pra lantas berjalan merangkak, semakin dekat dengan gadis kecil itu. Dihantui hantu atau rasa  penasarannya sendiri sudah tidak ada bedanya. Orang-orang yang ada di situ berhenti membaca doa, memerhatikan Pra yang entah sedang melakukan apa. Kinan hanya menampung malu dengan terus tersenyum. Awas Si Jadul itu. Aku pukul dia nanti!

“Kenapa menangis?”

Sungguh pertanyaan yang tidak pantas dikeluarkan oleh laki-laki berusia dua puluh empat tahun di sebuah rumah duka. Kinan yang melihatnya cuma bisa menarik nafas panjang. Jangan sampai sepulang dari sini gantian aku yang mati karena habis sudah paham maklumku padamu, Pra.

Yang terdengar hanya suara sesenggukan, hal normal yang dilakukan anak kecil ketika ditinggal ibunya. Hal yang selalu normal untuk dilakukan semua orang ketika ditinggal orang yang dicintainya. Kinan menghampiri Pra, mengajaknya keluar.

“Kamu ini udah gila, ya?”

“Nan, apa ucapara kepergian selalu memaklumi kesedihan?

Perempuan yang paling marah bila ditanya ada apa itu memelankan laju suaranya, “Kita pulang aja deh.”

***

“Nan, kamu memang senang ya datang ke rumah duka? Memang tadi yang meninggal siapamu?”

“Bukan siapa-siapa, Pra.”

“Lalu? Aku ngapain tadi?”

“Aku tidak memintamu ikut. Bukannya kamu sendiri yang bertanya aku ada di mana?”

“Nan, nggak melayat orang yang bahkan nggak kamu kenal itu nggak dosa,”

“Kamu ngomong kayak gitu kalau baru sehari kenal aku nggak jadi masalah deh.”

“Cie. Tumben anak kekinian ini senang punya masalah.”

Tempat favorit Kinan di muka bumi ini adalah sebuah rumah, rumah duka lebih tepatnya. Pra sudah berulang kali menebak-nebak mengapa ia senang sekali melayat orang mati yang juga tidak ia kenal.

Karena kamu juga mau mati, Nan?

Karena kamu senang dengar orang baca doa bareng-bareng?

Karena ramai aja gitu?

Oh! Aku tahu. Pasti karena kamu bisa lihat yang begitu-begituan, kan.

Sudahlah, Nan, biarkan mereka pergi dengan tenang. Apa kamu nggak takut ketemu hantu?

Ya kalau bukan itu semua, terus apa dong?

Kinan tidak menjawab. Perempuan paling jelek di tempat ia bekerja itu tidak pernah mau menanggapi pertanyaan Pra yang tidak jarang kelewat gila. Seperti:

Nan, sekarang ke bulan sudah gampang. Apa nggak mau daftar?

Nan, apa menurutmu alam raya perlu dibela?

Duh, Nan, kamu ini terlalu sibuk dengan batas waktu yang memburu, sampai tidak sadar bahwa selama ini kamus bahasa memperlakukan manusia dengan tampa. Tidakkah pantas kata tanya diciptakan tanpa ada kata jawabnya?

Hei, Nan, kamu menyukaiku, kan?

Yang terakhir adalah pertanyaan yang pernah buat Kinan marah. Sampai-sampai, seminggu lamanya ia tidak mau melihat wajah Pra muncul di tempat ia bekerja. “Kamu kalau masih berani ke sini, aku lurusin rambutmu!”

***

“Tadi… bagus ya, Nan, tanaman monsteranya? Itu yang meninggal tadi pasti orang sibuk itu.” Pra masih saja mencoba untuk mencairkan suasana dari rumah duka. Padahal ia pun tahu, kalau sudah begini, kebaikan seputih mutiara pun tidak akan benar buat Kinan; perempuan yang umurnya dua tahun lebih tua darinya, perempuan yang walau sudah hampir empat tahun mengenalnya masih saja penasaran sebenarnya Pra ini orang beneran atau bukan.

Satu-satunya hal yang membuat mereka masih berada di tempat yang sama adalah karena mereka sama-sama sendirian. Pra hidup sendiri, sedangkan ibu Kinan meninggal ketika melahirkannya dan bapaknya sudah menikah lagi dan entah sekarang berada di mana. Nasib buruk menghadirkan rasa cukup.

“Kamu juga tau nggak kalau monstera itu beracun?”

“Wah. Berarti keindahan itu berbahaya, ya, Nan?”

Kinan adalah monsteraku. Tidak pernah membuatku susah, bahkan aku yang lebih sering membebaninya. Seperti daun monstera yang cukup besar dan tidak mudah gugur, kesabarannya padaku seperti kasih sayang seorang ibu. Kalau monstera luarnya indah tetapi beracun, maka Kinan tampak buruk namun dalam hatinya ia seperti karpet berbahan wol di rumah duka tadi. Tidak. Jangan sampai Kinan tahu apa yang sedang Pra pikirkan dalam kepalanya. Bisa-bisa ia mengirimnya ke neraka. Walau Kinan sendiri tidak percaya bahwa ada tempat yang bisa lebih mengerikan dari dunia yang sedang dia huni sekarang. Atau jangan-jangan, selama ini mereka memang sudah tinggal di neraka?

Waktu itu, Kinan masih kelas satu SMP ketika bapaknya memutuskan untuk menikahi sales rokok yang lebih cocok jadi kakaknya ketimbang jadi ibu angkatnya. Bahkan Kinan yakin pasangan yang tidak sudi ia anggap orangtua baru itu, sekarang, pasti sudah berpisah. Heran, padahal bapakku bukan orang kaya. Kenapa perempuan yang kakinya seputih tepung terigu itu mau memberikan mahkotanya untuk kakek-kakek? Dan kenapa harus menikah segala? Padahal masih banyak hotel melati yang kosong dan banyak kesempatan bahkan di luar batas angka-angka yang mereka ketahui. Kenapa harus dengan menikah? Apakah ikatan suci sekarang bisa untuk kepentingan saja? Pikiran kotornya itu selalu tidak terpecahkan karena pada akhirnya ia kembali pada keyakinannya bahwa cinta adalah sesuatu yang valid tanpa perlu diuji, yang mengalir dalam darah manusia tanpa perlu dilihat di ruang laboratorium. Ia percaya, cinta adalah hal terakhir yang masih bisa membedakan dunia yang ia huni sekarang dengan neraka yang akan datang. Ya. Ia selalu percaya itu. Tapi mungkinkah cinta yang ia butuhkan ada dalam tubuh penyair gagal yang pikirannya jadul itu?

“Aku tidak akan mau sama kamu, Pra,”

“Aku cuma bahas monstera dari tadi.”

“Terua? Kenapa ke sini? Hmm? Kenapa masih ke sini lagi?”

Pra diam. Mengingat perpisahan yang baru terjadi beberapa jam sebelumnya. Bahwa ada yang lebih menyedihkan dari tangisan gadis kecil di rumah duka tadi. Bahwa sebenarnya ia ingin sekali menangis, bersimpuh, berdoa, agar… agar tidak pernah kembali. Tapi kalau harus ia ceritakan semua, mungkin sejak awal ia tidak akan pernah mencintai puisi; tanah lapang di mana yang kelihatan akan sulit untuk benar-benar terlihat. Ia tidak suka menjelaskan sebuah maksud, juga memaksudkan yang sudah benar-benar jelas. Buatnya, tidak ada yang perlu dibentuk karena manusia adalah abstrak. Seperti lingkaran hitam yang ketika didekati ternyata merupakan bagian atap dari sebuah topi. Yang membuat suatu hal jadi benar karena ada yang tidak benar, Nan, kalau semua masih terlihat mudah, di situ letak masalah.

“Kamu sekarang cuma bisa bahasa serangga, ya?”

Pra tidak menjawab. Ia malah membayangkan bagaimana bila besok ketika bangun, ia sudah menjelma menjadi seekor serangga? Tapi ia tidak sendiri, Kinan juga ikut menemaninya. Kira-kira serangga apa yang cocok buat menggambarkannya? Apa kita setia seperti kupu-kupu saja, Nan? Tapi apa harus jadi kupu-kupu dulu untuk bisa setia? Mereka cuma kawin sekali dalam seumur hidupnya. Menolak hati lain yang mendekatinya. Apa kita mampu, Nan?

“Nan, kalau jadi kupu-kupu, mau?”

“Nggak. Umurnya pendek.”

Tidak ada yang tersisa kecuali dirinya sendiri. Tubuh jangkung yang kian hari kian kurus itu dengan rambut ikalnya yang sengaja dibiarkan panjang, supaya semakin sepadan dengan hidupnya yang berantakan. Tidak ada yang tersisa dari Jakarta. Termasuk bau aspal, jembatan penyebrangan, tempat ibadah, restoran siap saji yang padahal jual burger kesukaannya, juga tukang parkir yang akhirnya jadi gila karena ditinggal istrinya. Jangankan rumah, tempat berpijak pun tidak ada. Senja kesayangannya sudah lumer dan membentuk sebuah kota mati yang memanggilnya untuk melahirkan sebuah puisi.

“Nan, tunggu dong, apa nggak bisa jalannya lebih pelan sedikit?”

Kinan menghentikan langkahnya.

“Pra, aku nggak bisa ngikutin semua mau kamu. Kalau yang kamu cari adalah pasangan puisimu itu, maka sudah sampai bosan kukatakan bahwa bukan aku orangnya. Sastraku sudah lama tidak terdengar nafasnya, Pra. Sekarang yang kuinginkan cuma hidup, bukan tentang buku-buku itu. Maaf, tapi fantasimu tidak cukup untuk duniaku. Pulang, Pra, pulanglah.”

Oke. Akan kubiarkan ia meneruskan langkahnya yang terburu-buru, jika memang itu maunya. Tapi aku tidak akan pulang, tidak selain kepadanya.

***

Meskipun sebenarnya ia ingin sekali mengejar Kinan, yang gerakan kakinya seolah-olah dikejar kereta api itu, tapi tidak. Bukti bahwa sebenarnya segala hal yang Kinan inginkan bisa ia berikan, sekalipun waktu. Kamu tidak bisa santai sedikit, ya, Nan? Tidak usah dijawab kalau dengan buru-buru, toh, sama juga menjelaskan, begitu kata Pra ketika itu.

“Apa?”

“Yang biasa saja, Bu.”

Pra membeli sebungkus rokok. Berdiri di depan sebuah warung pinggir jalan yang juga jual es kelapa muda kesukaannya. Tempo hari ia mengajak Kinan juga, tapi tetap, bukan juga tempat yang bisa membuatnya senang.

“Aku cuma mau berusaha.”

“Kamu tau tidak semua yang diusahakan bisa ada hasilnya.”

“Terus gimana dong? Masa hidup cuma duduk manis saja sampai mati?”

“Kalau dengan begitu kamu tidak ganggu aku, ya sudah, mungkin lebih baik memang begitu.”

“Terus ke mana, Nan? Kalau nggak sama kamu aku harus ke mana?”

Perempuan yang senang pakai jeans teratung itu menatapnya kasihan. Dalam hatinya ia berusaha memaafkan sikap dirinya sendiri terhadap satu-satunya laki-laki di dunia yang mustahil membuatnya jatuh cinta. Atau justru sebaliknya. Dasar bego kamu, Pra. Apa aku harus menerima cintamu dulu baru puisi-puisi jelekmu itu berhenti kamu kirim? Apa kamu tidak tahu bahwa ibu kos lah yang selalu jadi pembaca pertama puisi-puisimu itu? Pra. Cinta yang kamu anggap suci itu tidak lebih dari bon belanja sayur yang berkerut-kerut. Kertas-kertas itu lebih indah bila kulipat jadi perahu daripada harus kubaca. Aku tidak akan membiarkan hatiku senang karenamu, Pra. Aku tidak mau jadi bait dalam puisimu. Lebih baik aku menikah dengan nelayan yang paling-paling akan meninggalkanku karena ditelan laut, bukan pergi tanpa pesan seperti yang bisa kamu lakukan. Pra, aku tidak akan memberimu kesempatan itu. Tidak selama aku hidup.

Ia kembali sendirian, keadaan paling bermasalah sekaligus solusi dari masalah itu sendiri. Tidak jarang dipikirkannya tentang ke mana perginya doa-doa itu. Aku tidak pernah minta hujan, tapi hujan dikirim-Nya. Aku tidak pernah minta diriku sendiri, tapi aku dikirim-Nya ke bumi. Selama ini yang kuinginkan cuma sebuah surat balasan, tapi tidak juga kuterima. Apakah di surga tidak ada tukang pos? Kinan bilang sekarang kitab suci sudah ada di dalam handphone, lantas apa Tuhan tidak bisa belajar menjawab lewat sms saja? Atau lewat whatsapp karena kuota internetku masih banyak. Tuhan, Kau di mana? Apakah tidak sampai pertanyaan-pertanyaan itu? Lalu, harus ke mana lagi? Kalau kamus bahasa saja selama ini memperlakukanku dengan tampa?

Pembunuh paling kejam nomor satu di dunia itu berkeliaran di dalam kepalanya sendiri. Mungkin dia akan baik-baik saja, tapi tidak sekarang. Mungkin juga dia tidak akan baik-baik saja, tapi cuma untuk sekarang. Dalam kenyataannya, nggak ada yang benar-benar tahu berapa sebetulnya takaran kesembuhan yang kita butuhkan. Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

 

1,520 Comments

  1. DeeMay 14, 2020

    23.55 Lampung

    Reply
    1. AmaliaMay 15, 2020

      Semangat!!!!!! Kerenn:)))

      Reply
      1. oreolouvJune 5, 2020

        as expected.karyamu bagus sekali mba tsana!semangat melanjutkan perjalanan🙌🏻

        Reply
        1. KatakuJune 30, 2020

          Fisik Pra kayak kakak aku, kurus, rambutnya panjang ikal, makanannya rokok.

          Reply
      2. Tiara Sella SafitriJune 28, 2020

        yang indah cuma sementara, tapi ketika seseorang datang untuk mengubah hidupmu selamat kau berhasil hidup tanpa kesedihan, kamu akan selalu bahagia bersamanya menikmati senja yang kehilangan kesempatan untuk bertahan lama dimuka bumi ini, untuk apa hidup tanpa senja? apakah itu tidak adil, apa tuhan memberkati aku, atau aku paling spesial. jelas kamu spesial, sehingga membuat tuhanmu kagum dengan dirimu, alasan terpenting adalah bagaimana caranya kamu bahagia?, tuhan pun sayang kamu makanya tuhan mendatangkan seseorang untuk membahagiakanmu layaknya pasangan.—tiara:)

        Reply
        1. DianJune 30, 2020

          Keren bgt🥺

          Reply
      3. JesicaAugust 2, 2020

        Aku terlalu jatuh cinta sama tulisan kamu tsana❤

        Reply
    2. DharaMay 15, 2020

      Makasi selalu berkarya dengan hati❤️

      Reply
    3. Aulia NursyahbaniMay 15, 2020

      “rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”
      Feel bgttt kusuka paus kusukaaa😭

      Reply
      1. SariJune 2, 2020

        Iya. Aku juga merasakan. Rasa sakit itu yang benar-benar menyembuhkan.

        Reply
    4. senjaniMay 15, 2020

      pausss 🐳

      Reply
    5. nahiyah zsMay 15, 2020

      gatau kenapa bisa sesayang ini sama penulis yang bahkan ga aku kenal langsung di dunia nyata, pra segampang ini bikin orang jatuh cinta🥺❤️

      Reply
      1. imyourjoyJune 4, 2020

        i love it.

        Reply
      2. AFREELIAJune 7, 2020

        setiap kata langsung nancep dihati 🙂

        Reply
      3. diahnurulJune 22, 2020

        Selalu begini, setiap aku baca karyamu pasti langsung terpesona:)

        Reply
    6. vrllysMay 15, 2020

      akhirnyaa Yg ditunggu”😻

      Reply
    7. KopipaaaittMay 15, 2020

      Terima kasih sudah menghadirkan cerita baru kembali

      Reply
    8. Jee SanjayaMay 15, 2020

      Aku membaca ini seperti berkaca

      Reply
    9. gemsMay 15, 2020

      mantap sii ini😭
      gasabar pgn punya bukunya

      Reply
    10. FebriolasaputriMay 15, 2020

      Sukaa banget 😭😭♥️♥️♥️

      Reply
    11. Nia.May 15, 2020

      dear God,
      terimakasih telah melahirkan perempuan berbakat ini, perempuan yang dapat membuatku bahagia.
      ku mencintaimu, paus
      (pasukan paus) aku mblu kok.

      Reply
    12. SalwaaaaMay 15, 2020

      Ga pernah ga suka, selalu suka❤

      Reply
      1. Wardah suhanaJune 29, 2020

        Apa yang kau pikirkan setelah menulis buku geez and ann? Apakah kau juga sempat menangis membaca dialog yang kau buat? Pasalnya, aku hanya tertegun dan setelahnya aku mampu tertidur tenang. Dan aku sadar apa arti kalimat ayahku bahwa menulis bagian dari terapi. Aku tak mampu menulis dengan baik untuk itu membaca adalah bagian dr terapi hidupku. Terimakasih, geez and ann menghibur. Aku tau, mungkin itu pertanyaan bodoh.

        Reply
    13. Dinny FebrianiMay 15, 2020

      Selalu suka dan jatuh Cinta dengan tulisan tsana, dia juga salah satu penulis yang jadi panutanku sekaligus inspirasi buat aku. Terima kasih sudah melahirkan karya-karya terbaik mu, semoga suatu saat juga bisa seperti tsana 💓

      Reply
    14. illaafthMay 15, 2020

      akhirnya❤❤

      Reply
    15. fjwtaMay 15, 2020

      07.40, Lampung

      Reply
      1. Yusdah HanumAugust 6, 2020

        Beloved!!

        Reply
    16. ElMay 15, 2020

      Terimakasih Tsana:’)

      Reply
      1. N. AfifahJune 7, 2020

        Pra karakter bagus dan sangat mengejutkan.

        Reply
    17. AnisaMay 15, 2020

      Kamu hebat tsana

      Reply
    18. NisaMay 15, 2020

      Sayang paus ♡︎

      Reply
    19. AcaMay 15, 2020

      Aku membaca ini, karna aku sudah lama menunggu

      Untuk mendengar kisahmu, nan

      Reply
    20. AdelaaMay 15, 2020

      Terimakasih paus🙂❤

      Reply
    21. HlnoktMay 15, 2020

      Aku menerima dunia baru yang kamu beri pada pasukanmu🧡 terimakasih

      Reply
      1. Idaaa.aaJune 28, 2020

        Pra, maunya orang kaga kamu aja.gapapa

        Reply
    22. NatasyaMay 15, 2020

      Pround of youuu kak Tsana😘😘Huhuhu terimakasih sudah menghadirkan karya-karya yang begitu luar biasa yang bisa menghidupkan imajinasiku😘😘 lov uuuu😘Sukses terus buat kedepannya, ditunggu banget chapter selanjutnya😋

      Reply
    23. BernikaMay 15, 2020

      Ada rasa yang baru ketika baca karya terbarumu kak, semangat berkarya!

      Reply
    24. NadiaMay 15, 2020

      🥰🥰🥰🥰😭

      Reply
    25. AuliadnMay 15, 2020

      Terimakasih; telah menghadirkan pra.

      Reply
    26. AlmasrMay 15, 2020

      Selalu suka. Selalu!

      Reply
    27. KHAIRUNA ZIKRIMay 15, 2020

      Huaaaah🥴sukaaa uss:)
      Emang bener,dunia bukan hanya sebagai tempat yg indah saja :))

      Reply
      1. AishaaMay 21, 2020

        Wah bagus sekali ka tsana sukses ya kaa buat karirnyaa 😍

        Reply
    28. AuliaMay 15, 2020

      Keren banget used wow😊

      Reply
    29. talitaMay 15, 2020

      gila pra adalah karya paling tsana yang pernah gw baca

      Reply
    30. LuluMay 15, 2020

      Mungkin dia akan baik-baik saja, tapi tidak sekarang. Mungkin juga dia tidak akan baik-baik saja, tapi cuma untuk sekarang.
      Ini siii betull bgttt, aaaa mau nangisss 😭😭

      Reply
    31. no nameMay 15, 2020

      aku suka

      Reply
    32. EnjiiiMay 15, 2020

      Pra,s

      Reply
    33. livia_ rahmaMay 15, 2020

      huhu paus ⚟

      Reply
    34. ZKMay 15, 2020

      The beautiful words|

      Reply
    35. nuha NazihaMay 15, 2020

      keren banget us.. lanjutkan karyamu ❤😍

      Reply
    36. ennMay 15, 2020

      pauss,, terimakasih dan semagat

      Reply
    37. YeshaMay 15, 2020

      Pra, jangan lupa untuk memanusiakan dirimu sendiri sebelum orang lain.

      Reply
    38. RatrishafaMay 15, 2020

      Aku begitu suka, dan bahkan sangat suka. Karya-karyamu us❤

      Reply
    39. UmhiaaMay 15, 2020

      Terima kasih us sudah hadir di bumi mewakili segala perasaan” yang hanya bisa di pendam tanpa bisa di ungkapkan. Lup yuu us ❤

      Reply
    40. DyinosaursMay 15, 2020

      Awwww

      Reply
    41. JuleeloMay 15, 2020

      Luka Yang dibuat sendiri lebih menyakitkan dari pada mendapat balasan luka dari orang lain

      Reply
    42. Puji retnowatiMay 15, 2020

      Pasti, bakal dijadiin film juga kan ?

      Reply
    43. febyMay 15, 2020

      sukaa bangetttt mo nangisss 😭♡

      Reply
    44. RhmaalyaaMay 15, 2020

      Bagus banget ka tsanaa😍 ditunggu terbitnyaa😅

      Reply
    45. DeatyhMay 15, 2020

      Pra kamu kek aku deh suka menulis puisi untuk orang yang disayang tapi mereka tidak menyukainya 😅

      Reply
    46. Nurul maulidaMay 15, 2020

      Yangg ditunggu² bangettt sukak bgt ka tsanaa

      Reply
    47. ZaMay 15, 2020

      Terima kasih untuk karya barumu us,
      Setiap kalimatmu,
      Mungkin sebagaian dari rasa kami.
      Sehat selalu. Semangat
      Salam hangat, Za.

      Reply
    48. SalsMay 15, 2020

      Menunggu kinan menyatakan cintanya untuk pra, semoga segera begitu

      Reply
    49. Isdy AnnisaMay 15, 2020

      Usss ga ngertiiii

      Reply
    50. PinastiMay 15, 2020

      Keren usss💜sukaa

      Reply
    51. AfriMay 15, 2020

      Love u usss

      Reply
    52. NilaMay 15, 2020

      sukaa! semangat usss!❤️

      Reply
    53. Delvi AnjeliaMay 15, 2020

      ditunggu next episode nya, aku suka paus. Semangat kak Tsana

      Reply
    54. Dewi.sknMay 15, 2020

      Benar kata mu us, ini tulisan ga bisa diserap sama otak gua yg lemot ini dalam satu kali baca, jadi gua baca bolak balik sambil buka KBBI baru gua ngerti, mantaps si us Dari tulisan ini gua rajin buka KBBI kosakata guajadi nambah. Mungkin kalo lu nulis versi Inggris gua lebih rajin belajar bahasa Inggris.

      Reply
    55. Queen daraMay 15, 2020

      sukaa🖤

      Reply
    56. Natasya AdindaraMay 15, 2020

      Kak Tsana, terima kasih untuk semua kisahnya selama ini, kata per kata yang dituliskan dengan segenap hati untuk kemudian dibagikan kepada para pembaca. Mungkin aku memang tidak mengenal seorang paus, rintik sedu, Nadhifa Allya Tsana di kehidupan nyata. Tapi dengan membaca semua tulisanmu, aku jatuh cinta, us. Maaf panggilannya berubah-ubah atau terkesan tidak sopan. Tapi, sungguh, aku tidak mungkin bisa menutupi kekagumanku ini. Kamu selalu memberi kalimat yang berbeda dari banyak orang, namun aku amat yakin, selamanya akan terkenang di hati dan bisa saja tidak terhapuskan. Pra dan Kinan, salam kenal dari aku. Sulit memang, mengerti apa yang dimaksud dalam kisah Pra. Tapi dengan kesulitan itu aku belajar. Bahwa, memang tidak semua hal akan berjalan lancar dan mudah bukan di dunia ini? Aku perlu membaca dengan teliti, maksud dari setiap kata yang ada. Agar aku tahu bahwa arti yang ada bukan sekadar ‘arti’ namun lebih berarti dari itu. Sudah mana, aku tidak berhenti merasa kagum, lagi, untuk entah keberapa kalinya. Membaca apa yang kamu tulis selalu membuatku sulit berkata-kata, Kak. Bila aku berhak mengatakan ini, tidak pernah ada yang mengecewakan jika itu darimu. Akhir kata, Kak Tsana, jagalah kesehatan selalu. Dan juga ini klise, mungkin, tapi aku ingin Kak Tsana satu hal. Aku, sampai kapan pun, akan selalu menyayangimu. Kak Tsana abadi untukku. Aku yakin itu😊❤❤❤❤

      Reply
      1. SarahJune 7, 2020

        Nanti… Aku baca lagi yah

        Reply
      2. DvmrsaaJune 18, 2020

        selalu,dan akan selalu sukak karya ka tsana,semangattttttt!✨

        Reply
      3. Jovanka mutiahJune 23, 2020

        Pra:(

        Reply
      4. Alifia hidniJune 24, 2020

        Hai ka tsana, salam kenal.🧡

        Reply
    57. Septy HaeraniMay 15, 2020

      Suka yaallah🥺❤️

      Reply
    58. putriMay 15, 2020

      yaampun pausss aku sayang bangettt:(

      Reply
    59. AkuMay 15, 2020

      Terimakasih kasih, karena ini sangat membantu mengembalikan sesuatu yang hilang

      Reply
    60. MengMay 16, 2020

      Semangat kak tsana 😉

      Reply
    61. ThalitaMay 16, 2020

      Sayang paus

      Reply
    62. DeliaMay 16, 2020

      Huhu paus keren banget :”

      Reply
    63. nimas faraMay 16, 2020

      merinding.,,

      Reply
    64. Fimelia AzzahraMay 16, 2020

      👉👈

      Reply
    65. ShafaMay 16, 2020

      Ka Tsana ceritanyaa menarik bangett ,diksinya keren bangett😊😊😊😊

      Reply
    66. SasasaMay 16, 2020

      suka bangetttttt ditunggu next nya💘💘💘

      Reply
    67. Uswatun khasanahMay 16, 2020

      Terimakasih us, telah membuat ini, sungguh ini luar biasa, kata-kata mu tersusun rapih, membuat hati sadar diri.

      Reply
    68. FebiRahayuaMay 16, 2020

      Tsana, terima kasih❤

      Reply
    69. adipatiMay 16, 2020

      Bacaan dalam hatiku, karna ada perempuan yang menyuruhku, sebut saja dia wanita girang (gigi jarang)

      Reply
    70. RestigustiaMay 17, 2020

      Hello pra,duh akhirnya……

      Reply
    71. deyMay 18, 2020

      kenalan yang menyenangkan 🙌

      Reply
    72. dfMay 18, 2020

      PAUSS AKU KANGEN!

      Reply
    73. EliliMay 18, 2020

      Keren banget Kak Tsana❣️

      Reply
    74. CahyaAiniMay 18, 2020

      Gaktau harus bilang apalgi ceritanya membuatku sadar akan diriku sendiri🙂

      Reply
    75. RezhaaMay 19, 2020

      tulisan yang selalu bkin jatuh hati💘

      Reply
    76. lowiMay 19, 2020

      aku mencintai tulisan tulisanmu, us

      Reply
    77. adoeaMay 19, 2020

      gada obat us, keren pisan

      Reply
    78. adoraMay 19, 2020

      gada obat us, keren pisan

      Reply
    79. AdelMay 19, 2020

      semangat terus paus nulisnya, pasti banyak orang yang nungguin tulisan kamu deh hehe, karna karyamu sepertinya tidak pernah mengecewakan hehe semangt terus ya us🤍

      Reply
    80. Hasriani HamzahMay 20, 2020

      Aku hampa di antara puisi – puisi mu pra

      Reply
    81. sfnhasnaMay 20, 2020

      Selalu jatuh cinta dengan satuan satuan kata yg menjadi kalimat indah untuk di baca dan di kenang🤍

      Reply
    82. LauraMay 20, 2020

      Aaaa keren banget us:)😭

      Reply
    83. Putri baya ananti lestariMay 20, 2020

      Keren banget kk . Aku suka 😍😍😍😍

      Reply
    84. FirdausinawaliaMay 20, 2020

      😍😍😍

      Reply
    85. DhyvaMay 20, 2020

      Terima kasih paus, kamu telah melahirkan sosok pra

      Reply
    86. PeppermintMay 21, 2020

      semangat pausss🛸💜

      Reply
    87. Khn.nisaMay 21, 2020

      Ga tau lg,titik suka

      Reply
    88. CarolMay 21, 2020

      pra, aku padamu🥺😭❤️

      Reply
    89. CarolMay 21, 2020

      pra, aku padamu🥺😭❤️
      kenapa indah bgt🙂

      Reply
    90. InaaaMay 21, 2020

      Sepanjanh membaca ga henti² memuji idemu paus🌹

      Reply
    91. ChezzyJune 3, 2020

      I love it, Paus 🙁

      Reply
    92. AzzaJune 8, 2020

      Semangat kak tsana.

      Reply
    93. Anita TamiJune 9, 2020

      Keren banget kalimat kalimatnya indah semua!

      Reply
    94. alinnnnJune 9, 2020

      huhuhu bagusss

      Reply
    95. Serinda AyuJune 11, 2020

      Baru sempat membaca, dari sini saja aku suda suka 🙂

      Reply
    96. Mie ayamJune 16, 2020

      Baguss.

      Reply
    97. SuryaningsihJune 26, 2020

      Baru paet satu, tapi, aku sudah bertengkar hebat dengan pikiranku.

      Reply
    98. FairuzaaJune 26, 2020

      keren banget uss 😍Suka banget

      Reply
    99. GistaJune 27, 2020

      Dear Paus, Pra relate bgt sama w. Tulisan Paus selalu bisa menghipnotis pembaca:’)

      Reply
    100. RibiiputriJune 28, 2020

      fantasimu tidak cukup untuk duniaku. Pulang, Pra, pulanglah.”

      Keren banget uss:(

      Reply
    101. hikmahhJuly 6, 2020

      duhhh

      Reply
  2. putri nadyaMay 14, 2020

    yang ditunggu tunggu 🙂

    Reply
    1. Khoirun NisaMay 15, 2020

      (:

      Reply
    2. SabnitaMay 15, 2020

      Dunia ini membuat kita selalu bertanya tanya apa yg benar dan apa yg salah dan terkdang jawaban itu belum juga didapatkan, so good ka tsanaa

      Reply
    3. Dyah SekarningrumMay 15, 2020

      Karyamu luar biasa, us.
      Isi kepala Pra yang unik dan isi hati Kinan yang dirasakan oleh sebagian orang yang kehilangan dan pernah ditinggalkan.
      Terima kasih sudah menulis karya hebat ini us.
      Sehat dan semangat selalu ❤

      Reply
    4. Christina AngeliaMay 15, 2020

      Bisa ya ada org se kreatif Tsana, plot ceritanya bener bener anti mainstream tp tetep relate

      Reply
    5. DiyahMay 15, 2020

      Aku sudah membacamu, Pra. Dan aku, suka.

      Reply
    6. IstiMay 15, 2020

      Hi Tsan, aku termasuk orang yg gak begitu suka baca. Setiap baca apapun itu yg sekiranya tulisan itu panjang, pasti langsung aku skip. Tapi di tulisan kamu ini, gak sadar aku bacanya sampe abis hehe

      Reply
    7. GurlMay 15, 2020

      Kak tsana selalu bikin ak tersentuh kalo baca😭kak up lagi dong yang lain🥺

      Reply
    8. Aisyah AdzahraMay 15, 2020

      ♥♥♥

      Reply
    9. DindaMay 15, 2020

      Speechless gue us

      Reply
    10. rifkaMay 15, 2020

      aku selali senang tiap kali membaca karya mu, us

      Reply
    11. Nilam EscehMay 15, 2020

      Lanjutkan us, aku menyukai karyamu!

      Reply
    12. Melyyy.anMay 15, 2020

      Terimakasih usss, sangat menginspirasi. Awalnya aku engga terlalu suka baca. Tapi karena karya karya mu, aku jadi suka membaca.

      Reply
    13. Lala AndariMay 15, 2020

      Reply
    14. awlkwardMay 16, 2020

      mau baca tp takut ngantuk

      Reply
    15. tryzhraMay 16, 2020

      Terimakasih tsana❣

      Reply
  3. YumaynmaomMay 15, 2020

    Aku membaca ini karena
    Aku mencintaimu. Pun dengan karya-karyamu6

    Reply
    1. EnggarMay 15, 2020

      Keren banget us. Ga pernah gagal bikin gua suka sama tulisan lu. Pra bener-bener punya rasa yang beda.

      Reply
    2. FattyCatMay 15, 2020

      Baru bagian satu saja sudah bikin tidak karuan:(

      Reply
  4. YumaynmaomMay 15, 2020

    Aku membaca ini karena
    Aku mencintaimu. Pun dengan karya-karyamu

    Reply
    1. Nuruldr8May 15, 2020

      Uwuuuu

      Reply
  5. Naraya kyesaMay 15, 2020

    Wow

    Reply
    1. AnoyMay 15, 2020

      Karyamu luar biasa tsana 💞

      Reply
    2. PutriiMay 15, 2020

      Pauss kerene sekaliii❤😭

      Reply
    3. FieyyyMay 15, 2020

      Sumpah ini sih keren bangettttt💙

      Reply
  6. syifa shofiyahMay 15, 2020

    Firsttttt😘

    Reply
    1. EvelinNabillaMay 15, 2020

      ❣️

      Reply
    2. Sofi AlfianiMay 15, 2020

      Lanjut us, semoga karya karya mu menjadi alasan aku suka membaca 🙂

      Reply
    3. KinanMay 15, 2020

      🙂

      Reply
  7. RiskiayuwpMay 15, 2020

    Tsana beri dunia baru❤

    Reply
    1. Putri ardeliaMay 15, 2020

      Bener bgt

      Reply
    2. Devi Az ZahraMay 16, 2020

      Seperti biasa, keren us :)❤.

      Reply
  8. hanMay 15, 2020

    keren😍

    Reply
    1. ImyourainMay 15, 2020

      Lagi, lagi dan lagi aku terjatuh pada setiap bait kalimat dalam tulisan mu. Entah kenapa ada sisi kinan yg mirip dengan diriku, tapi tidak seluruhnya. Hanya beberapa tapi mampu kurasakan kenapa aku bisa ada sisi seperti kinan. Terimakasih untuk mu kak ♡

      Reply
  9. FiraaMay 15, 2020

    Sukaa bangettt ka tsanaa❤❤❤❤❤❤

    Reply
  10. Salva harapanMay 15, 2020

    Merindink us

    Reply
    1. pasadeedaaMay 15, 2020

      tsanaaa keren banget

      Reply
  11. AlyaMay 15, 2020

    so far, so good

    Reply
  12. NanaMay 15, 2020

    Pgn lanjut baca terusss

    Reply
    1. Evi.JMay 15, 2020

      Aku tadi selesai subuh baca ini us. Trus aku pikir kayaknya aku harus baca lagi dengan pelan-pelan. Ternyata dengan tidak terburu” lebih baik lebih bisa dipahami apa yang ingin disampaikan cerita ini. Aku cuma bisa bilang semangat us 😉

      Reply
    2. InayMay 15, 2020

      Bacaan baru :))

      Reply
  13. ApriliaDSMay 15, 2020

    Loppppyuuuu ussssss

    Reply
    1. capacakilaaMay 15, 2020

      lopiyu ussss

      Reply
  14. AlyaMay 15, 2020

    so far, so gooooooood tsann

    Reply
    1. jessMay 15, 2020

      mau nangis bacanya, lanjut us.

      Reply
  15. Nanda Putri CarolinaMay 15, 2020

    Keren banget usss😭tengah malam baca ini, sedih bercampur dengan “ternyata, memanglah benar bumi tidak selalu berisikan hal-hal menyenangkan(‘:”

    Reply
    1. Arvi MarpsMay 16, 2020

      Kita cukup menjadi cukup nan, kita akan kekurangan jika terlalu berlebihan. – Pra

      Reply
  16. RaraMay 15, 2020

    🥺🥺🥺

    Reply
  17. TasyaMay 15, 2020

    Terimakasi paus sudah menuliskan Pra.

    Reply
    1. dellaMay 15, 2020

      Keren banget kak kerenn

      Reply
    2. InayMay 15, 2020

      Bacaan baru yuhuu

      Reply
  18. Zadita AwaliaMay 15, 2020

    Tarik napas

    Reply
    1. taheeraMay 15, 2020

      bagian satu selesai~

      Reply
    2. Annisa Salma NabilaMay 15, 2020

      luar biasa, Paus!❤️

      Reply
    3. janiMay 15, 2020

      selalu suka sama tulisannyaa💖

      Reply
    4. DevaMay 15, 2020

      Prakata gitu yak judul cerita tsana

      Reply
      1. PraMay 15, 2020

        Makasih us seru bet dah, nama gua juga pra, orang yang gua suka juga namanya nan (Hanan). Dan jika dia melihat ini “jangan lama lama menghilangnya, yang mengetik ini masih menganggap mu sebagai koma (yang harus berhenti sejenak) bukan tanda titik yang berhenti untuk selamanya”

        Reply
    5. SahaMay 15, 2020

      Pra gila ya,naik darah aku dibuatnya😑

      Reply
      1. SarvikiMay 15, 2020

        Mau nangis

        Reply
    6. Roryah QueenMay 15, 2020

      Aww cinta bgt sama paus

      Reply
    7. Silmi NabilaMay 15, 2020

      Waaaw, finally aku bisa baca lagi ceritanya paus. Semoga kedepannya makin sukses kak

      Reply
    8. heipoooMay 15, 2020

      Typo nya banyak, tapi apapun itu, sukaaa😭

      Reply
      1. sasaaaMay 16, 2020

        mana aja emang kok aku ga nemu sama sekali Ya?

        Reply
    9. Sabila JuliaMay 15, 2020

      Aku tunggu yang selanjutnya, dan akan selalu.

      Reply
      1. BilaMay 18, 2020

        Thank you, Ntsana. Tulisanmu tetap sama. Sangat indah🤍

        Reply
    10. JijiwMay 15, 2020

      Makasii Paus, lagi lagi udah bikin aku jatuh cinta sama tulisanmu:)

      Reply
    11. SilfaMay 15, 2020

      Ussss 🙁

      Reply
    12. AmrnaMay 15, 2020

      Praa🌚

      Reply
    13. fikaMay 15, 2020

      udah lama nggak baca cerita.. terus baca tulisan tsana ini rasanya mengobati semuanya. makasi tsana! sehat terus yaa!!🤍

      Reply
      1. YenilisMay 15, 2020

        Belajar memahami setiap katanya us 😊

        Reply
    14. errorsmeraldoMay 15, 2020

      hai

      Reply
    15. Riyani aiMay 15, 2020

      Keren usss
      Aku baca ulang biar makin paham maksudnya hehe:v

      Reply
    16. Zeann..May 15, 2020

      Mau nunggu terbitnya

      Reply
      1. DindaMay 15, 2020

        Kereeeen bingiit😭

        Reply
    17. Azifa GhiffariMay 15, 2020

      Kerenn uss😭

      Reply
      1. HlwaryhanMay 16, 2020

        Dunia pra 🙂

        Reply
      2. Arvi MarpsMay 16, 2020

        Kita cukup menjadi cukup nan, kita akan kekurangan jika terlalu berlebihan. – Pra

        Reply
    18. Jelita SyafitriMay 15, 2020

      Hembuskan

      Reply
    19. billMay 15, 2020

      pra pasti bikin ak nga bisa lupain kayak tokoh cerita sebelum-sebelumnya :’)

      Reply
      1. Najmah farhanahMay 15, 2020

        Ditunggu kelanjutannya yaa….

        Reply
      2. RatihMay 15, 2020

        🥀🥀😭

        Reply
    20. MeiMay 15, 2020

      Gak sabar nunggu next episode🥺

      Reply
      1. Ardhea PramestiMay 16, 2020

        Tsana dan dunianya yang selalu kutunggu❤

        Reply
    21. Vina Ayu NaafilahMay 15, 2020

      Hai Pra, akhirnya..

      Reply
    22. ReztyMay 15, 2020

      “rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan”

      Reply
    23. MeivaawtMay 15, 2020

      so far, so good us ❤️

      Reply
  19. hnyMay 15, 2020

    suka deh

    Reply
    1. Hana FaradilaMay 16, 2020

      Kak tsana, tulisan kakak memang selalu bikin jatuh cinta, aku suka❤ Hai Pra….

      Reply
  20. HusniMay 15, 2020

    Kayaknya kata “terua” itu typo

    Reply
  21. SilviaMay 15, 2020

    Pra ;’

    Reply
  22. shaleza mellatyMay 15, 2020

    kenapa awal nya harus gini😭❤️tanpa ngomong panjang lebar sudah membuatku jatuh cinta dengan tulisanmu dari awal😭

    Reply
    1. ElsaMay 18, 2020

      😣😣

      Reply
  23. Meita S MulyadiMay 15, 2020

    Lanjutkan ussss

    Reply
    1. MaafMay 15, 2020

      Pra, coba ajak Tuhan ngobrol berdua, karena Tuhan anggap kamu istimewa, gabisa Tuhan kasih jawaban lewat kotak pos, sms, apalagi whatsapp. Play store nggak sampe surga, Pra.

      Reply
  24. Dhea Aulia SyavilaMay 15, 2020

    *sigh

    Reply
  25. Alda Rizki FatmalaMay 15, 2020

    aku sengaja terjaga untuk Pra

    Reply
  26. TaraaMay 15, 2020

    Reply
  27. jayMay 15, 2020

    Bagus ka, bagus banget 🙁 makasih banyak ka Paus!

    Reply
    1. Della PrasetiyaMay 15, 2020

      Harus baca berkali-dulu aku biar tau maksutnya, tapi gpp aku suka❤

      Reply
  28. marthatianaMay 15, 2020

    huhhhhh

    Reply
  29. PMay 15, 2020

    Ditunggu kelanjutannya kakak. Mulai suka pas dengerin podcast kakak

    Reply
  30. AyuriMay 15, 2020

    Indah banget tulisannya

    Reply
  31. rueMay 15, 2020

    akhirnya, setelah menunggu hampir setahun ya (?) Pra muncul juga. selalu suka karya Tsana.

    sampaikan salamku sama Pra dan Kinan! oh iya, sama lampu jalan yang dilewati Pra juga. pun ngga lupa sama penulisnya yang paling keren seantero laut 🤏😎

    Reply
  32. delviaMay 15, 2020

    keren bet dah uss 💙🔥

    Reply
  33. SarahMay 15, 2020

    Saya mau jadi yang pertama,tapi untuk selamanya
    Mohon dukungannya ya semesta:)

    Reply
  34. Ripka meirindaMay 15, 2020

    Akhirnya gw baca juga uss

    Reply
  35. Hasri PancaMay 15, 2020

    Oke, im ready Us

    Reply
    1. Safira MachrusyahMay 15, 2020

      Suka baca gara2 kamu us, sejatuh cinta itu dengan tulisanmu

      Reply
  36. Dinda Mufti MeilidaMay 15, 2020

    😍😍😍

    Reply
    1. MeilisaMay 15, 2020

      pra..🙂

      Reply
  37. arnetaMay 15, 2020

    aku kenalnya waktu tanggal 14

    Reply
  38. AyuuukkMay 15, 2020

    Malam yg menyenangkan bisa baca cerita dari lu usssssssss gilakkj

    Reply
  39. salsabila fsMay 15, 2020

    jangan lupa dijadiin novel ya us🤗

    Reply
    1. salsabila fsMay 15, 2020

      *paus:)

      Reply
  40. Dena pikaMay 15, 2020

    Kinan nyebelin ya tapi lucu hehe. Sukses terus tsan ditunggu cerita” selanjutnya 😊

    Reply
  41. CallistaMay 15, 2020

    FI aku ke Pra bingung tp suka🖤🥺

    Reply
  42. senjaduluMay 15, 2020

    Ga sia sia nungguin jika bisa semenarik ini

    Reply
    1. WulMay 17, 2020

      Hai pra. Semoga kamu baik-baik saja
      Terimakasih Paus yang sudah mau membuka diri lewat Pra

      Reply
  43. ZiyahMay 15, 2020

    Deg degan

    Reply
  44. Naila putriMay 15, 2020

    Wuihhh Us Us, love you Us 😘😘😘

    Reply
  45. Sinta ChairaniMay 15, 2020

    Peluk jauhh usss🥰

    Reply
  46. MalidyaMay 15, 2020

    Halo, Pra. Sampai bertemu lagi.

    Reply
    1. Ida WatiMay 15, 2020

      Selamat datang, Pra.

      Reply
  47. deMay 15, 2020

    Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

    Tsan :”)) heheuuu baru Bab 1 udah campur aduk.

    Reply
  48. WawaaMay 15, 2020

    Siap siap mabuk sama pra:”)

    Reply
  49. PIPIT SAFITRIMay 15, 2020

    WAGEELASEEH DARI BUKU YG LAIN TULISANYA LEBIH KEREN INI. MENARIIIKKKK

    Reply
  50. AsrofiAldianMay 15, 2020

    Kapan diriku punya imajinasi seperti ini 🙁

    Reply
  51. sannnn, km terbaik

    Reply
    1. Sabrina nafaisaMay 17, 2020

      Selalu suka sama tulisan kak tsana 😭❤️

      Reply
  52. Nani puspitaMay 15, 2020

    Haduhh

    Reply
    1. Nani puspitaMay 15, 2020

      Pra

      Reply
      1. KinanMay 15, 2020

        i know this would be great tsan! ditunggu kelanjutannya🥰🥺

        Reply
      2. ChynMay 17, 2020

        Tidak semua hal dibumi ini menyenangkan:’)

        Reply
  53. rintik sedu garis keras❣️May 15, 2020

    sesuai, ‘pembunuh paling kejam ada di kepalanya sediri’ ak lg perang sama musuh terbesar ak kak yaitu isi kepalaku sendiri makasih udah publis ini sbg reminder ak tengkyu ily kak tsana stay safe and stay healthy❣️🌺

    Reply
  54. Khalisa AnggrainyMay 15, 2020

    Baru pertama aja udah sebagus ini. Love kak tsan💞. Semangat

    Reply
  55. DineMay 15, 2020

    🥺🥺

    Reply
  56. Charmelaadr_May 15, 2020

    Love it:))

    Reply
  57. sarahMay 15, 2020

    tidak ada yg benar2 tau kapan kita akan sembuh

    Reply
  58. Iqbal PradanaMay 15, 2020

    Diawali rumit

    Reply
  59. mutMay 15, 2020

    Sayang, pra.

    Reply
  60. SilviaMay 15, 2020

    Praaaaa

    Reply
  61. RadarMay 15, 2020

    Keren us, tapi kenapa ya kinan susah buat suka sama pra :'( huhu

    Reply
  62. Ainun NasywaMay 15, 2020

    Selalu suka dengan tulisan Kak Tsana, walau kadang nggak mudeng hehee. Mungkin aku baca terlalu cepet.

    Reply
    1. Sasaachaa_May 15, 2020

      2 in kak

      Reply
      1. Nur BilqisMay 15, 2020

        Relate sama keadaanku tsan, aku suka membaca pra, juga mengimajinasikan kinan. Kinan kini jadi tokoh favoritku selain Binta💜

        Reply
    2. AnnaMay 15, 2020

      Iya aku juga gitu “)

      Reply
    3. zahraMay 15, 2020

      banyak hal yang harus di gapapa-in

      Reply
    4. Lathifah HusnaMay 15, 2020

      Suka dengan gaya khas Tsana dalam bercerita keep up the good work dear

      Reply
      1. Lidia ZahraMay 15, 2020

        Selalu dengan alur cerita yang tidak akan mampu di tebakk, suka bgt dah <3

        Reply
    5. AyudyaMay 15, 2020

      Suka banget sama tulisan-tulisan kak Tsana, walau gatau knp kadang ga paham sama yang ditulis kak Tsana, tapi ya tetep aja suka bacanya

      Reply
    6. A Chandra MMay 15, 2020

      Duuuh, tengah malam gini malah baca yang nggak². Kan jadi keinget dia yg pelan² ngejauhin aku. 😣

      Reply
    7. PohhMay 15, 2020

      Aku bingung. 🙂

      Reply
    8. septiMay 15, 2020

      samaan sih

      Reply
    9. DaduuuunMay 15, 2020

      Pra, kedepannya mungkin aku bakalan galmuv:)

      Reply
      1. dewMay 15, 2020

        haiii pra
        sekian lama ga baca tulisan kak tsana dan finally baca ini dong, hehehe
        semangat kak tsana

        Reply
      2. PrikaMay 15, 2020

        Hai Pra

        Reply
    10. Hayyu Nur LarasatiMay 15, 2020

      Seneng banget bisa baca tulisan tsana

      Reply
    11. Tivani CarnovaMay 15, 2020

      Praa:)

      Reply
    12. NinaaMay 15, 2020

      HALO PRA, SALAM KENALLL

      Reply
  63. RevaMay 15, 2020

    gatau mau mau komen apa saking speechless nya us :-)😅

    Reply
  64. MardheaMay 15, 2020

    Salam kenal, praaaaaaa

    Reply
  65. FisianaMay 15, 2020

    Hai Pra 🙂

    Reply
    1. Putriku Ramadhani NadineMay 15, 2020

      UWAAA AKHIRNYA😍❤

      Reply
    2. zahraMay 15, 2020

      pauuss huhu kerennn bgtt

      Reply
    3. RirisMay 15, 2020

      Pra, Ku do’akan perjuanganmu tidak sia – sia.

      Reply
    4. DwiwahyuMay 15, 2020

      Belom apa” udah ambyar😂

      Reply
  66. jenjiiMay 15, 2020

    Selalu membuat terhanyut dalam setiap katamu us

    Reply
  67. kelaaMay 15, 2020

    aw

    Reply
  68. VAYSHAMay 15, 2020

    Welcome to this world Pra, terima kasih sudah dilahirkan hm

    Reply
  69. bigdreamerMay 15, 2020

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”
    🙂

    Reply
  70. Tsallsa BilaMay 15, 2020

    Terus menulis, ntsana🌷

    Reply
    1. Nur Alifa RahmaMay 20, 2020

      <3

      Reply
  71. AliesaMay 15, 2020

    🙂

    Reply
  72. Mallika inyirah syngentaMay 15, 2020

    Semangat terus nulisnya ka tsana,

    Reply
    1. Mallika insyirah syngentaMay 15, 2020

      Aku belom paham betul tp mau aku baca sekali lgi

      Reply
  73. NindyaMay 15, 2020

    baru, tapi sudah candu

    Reply
  74. Maggie LerianMay 15, 2020

    Nunggu ini sambil baca cerita yang lain, Bagus ☺ Semangat ka Tsana

    Reply
  75. Dwita Rahayu SafitriMay 15, 2020

    saya tunggu part selanjutnya dari kisah pra dan nan!

    Reply
  76. AinaaalfsyhrMay 15, 2020

    Adooooh lanjut lagi plis woyyy ♥

    Reply
  77. Raihanul HFMay 15, 2020

    Kereeennn

    Reply
  78. sianidaMay 15, 2020

    :(((

    Reply
  79. Putri RachmahMay 15, 2020

    Pra bikin gemes, kinan sabar sabar ya sayang

    Reply
  80. amelMay 15, 2020

    Hai pra

    Reply
    1. Difach__May 15, 2020

      Complicated, tapi sukaaa😍💙

      Reply
  81. TalitaaMay 15, 2020

    Akhirnya😗

    Reply
  82. Syarifa PuteriMay 15, 2020

    ga sabar lanjutannya usss

    Reply
  83. FiaMay 15, 2020

    Huhaa

    Reply
  84. patriciaMay 15, 2020

    lanjutin us sampe tamat

    Reply
  85. palutMay 15, 2020

    pra yg malang:(( tak terbalaskan cintanya sm kinan, mungkin nnti, sabar ya pra:(

    Reply
  86. HaniMay 15, 2020

    aku gak nyangka buku tentang pra seperti ini us, keren!

    Reply
    1. AssiftaniaMay 17, 2020

      gila sih ini, sekeren itu woi💖💖

      Reply
  87. dzkiyqMay 15, 2020

    🙁

    Reply
  88. juneMay 15, 2020

    hallo pra🙂

    Reply
  89. MaulinnMay 15, 2020

    Pra:)

    Reply
  90. novera rimadhaniMay 15, 2020

    pra kamu itu 24th tp kata kinan puisi kamu jelek

    Reply
  91. guritaMay 15, 2020

    ditunggu kelanjutannyaa

    Reply
  92. guritaMay 15, 2020

    ditunggu kelanjutannyaa

    Reply
  93. Desta anggrizyMay 15, 2020

    Ini dia yang ditunggu-tunggu:*

    Reply
    1. MelisaMay 15, 2020

      I wait for the continuation of the story!♡

      Reply
  94. salsabila analiciaMay 15, 2020

    hmmmmmmm sabarr

    Reply
  95. Violanda FMay 15, 2020

    ditunggu us eps 2 nya

    Reply
  96. AchaMay 15, 2020

    Tim gercep hahah

    Reply
  97. Erricca PutriMay 15, 2020

    Ka tsana aku suka sekali😭

    Reply
  98. Indah NuraisyahMay 15, 2020

    Keren

    Reply
  99. Sri Resky WahyuniMay 15, 2020

    Relate bgt :((

    Reply
    1. PooMay 15, 2020

      Betulll

      Reply
    2. sazhwtl_May 15, 2020

      Begadang untuk nungguin Pra hadir:)

      Reply
    3. YeniMay 15, 2020

      Reply
    4. robiahadwyhMay 15, 2020

      Haii pra

      Reply
    5. Hayyu Nur LarasatiMay 15, 2020

      Seneng banget bisa baca tulisan tsana

      Reply
  100. RoseeeMay 15, 2020

    Ahhh🖤🖤

    Reply
  101. SyariMay 15, 2020

    ❤❤❤

    Reply
  102. ChoirunnisalsabilaMay 15, 2020

    Sayang.banget.us

    Reply
  103. SalsabilaMay 15, 2020

    Berat bgt sungguh baca jam-jam segini

    Reply
  104. chiwaMay 15, 2020

    tulisanmu tidak pernah gagal us

    Reply
  105. PutriMay 15, 2020

    Bnr” wah

    Reply
  106. RhmahMay 15, 2020

    Pra☺

    Reply
  107. SfqMay 15, 2020

    fix Pra sabar banget 🙂

    Reply
    1. caesaaaMay 15, 2020

      ceritanya baguss uss aku sukaaa

      Reply
  108. Khansa AlishaMay 15, 2020

    slalu pas sm porsi gue lu us, keren
    makasi2

    Reply
  109. dhicaathafMay 15, 2020

    Wih

    Reply
  110. ndyax16May 15, 2020

    Gw gabisa berkata-kata lagi us, ceritanya bagus banget astaga😭. Btw ini bakal di cetak menjadi buku kan? Kalau iya gw tunggu us ♥️

    Reply
  111. sadunddMay 15, 2020

    wah kacau sih, bikin malam terasa ikut bercerita gitu💖

    Reply
  112. LarasMay 15, 2020

    nggak tau lagi harus comment apa. Karya-karyamu ngga perlu diragukan lagi, selalu bikin jatuh cinta kepada siapapun yang membacanya. ❤️

    Reply
  113. Romi saputraMay 15, 2020

    💜💜

    Reply
  114. chika.May 15, 2020

    mbak syanaa:(

    Reply
  115. AmaliaMay 15, 2020

    Terharu us bagus banget

    Reply
  116. NanaMay 15, 2020

    Mau lanjut lagiii

    Reply
  117. AghnsblMay 15, 2020

    Begadang demi ginian

    Reply
  118. DiiMay 15, 2020

    Kalimat terakhir perlu digarisbawahi tebal-tebal 🙃

    Reply
  119. SadboyMay 15, 2020

    Kerennnnn

    Reply
    1. bestariMay 15, 2020

      candu banget tulisan kak Tsana selalu suka!

      Reply
    2. BelMay 15, 2020

      “Rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan”. Hii pra, kau mengingatkan ku pada seseorang.

      Reply
    3. AmbarMay 15, 2020

      Selalu menarik:)

      Reply
  120. nadyaMay 15, 2020

    ngga ada kata lain, selain, semoga bait puisi nya bisa terisi sempurna ya, pra.

    Reply
  121. Awwalun Nissa HeristamaMay 15, 2020

    Pausss :(((

    Reply
    1. adibaaMay 15, 2020

      cinta adalah sesuatu yang valid tanpa perlu diuji, yang mengalir dalam darah manusia tanpa perlu dilihat di ruang laboratorium. okee.

      Reply
  122. NoctilucentMay 15, 2020

    Keadaan paling bermasalah sekaligus solusi dari masalah itu sendiri😭

    Reply
  123. AraMay 15, 2020

    Selalu jatuh cinta dengan tulisanmu us:) iloveyou, sehat selalu💓

    Reply
  124. Risma PratiwiMay 15, 2020

    Kamu hebat, Na.

    Reply
  125. melisa rahayuMay 15, 2020

    lho kok cengeng

    Reply
  126. Marlinda HosannaMay 15, 2020

    HUAAAAA makin penasaran, minggu depan lagi dong kak

    Reply
  127. SukmaMay 15, 2020

    Yang selalu mewakilkan perasaanku. terimakasih tsana, terimakasih paus🖤🖤🖤

    Reply
  128. taheeraMay 15, 2020

    bagian satu selesai yuhu :’)

    Reply
  129. FiraaMay 15, 2020

    Sabar ya Pra 🙂

    Reply
  130. permenkakiMay 15, 2020

    hai pra. aku rela begadang cuma buat nyapa kamu loh:)

    Reply
  131. NadMay 15, 2020

    Aku membaca ini di tengah malam, dan, ya, Tsana selalu berhasil membuat pembacanya terus membaca dengan susunan kata atau diksi yang disusun sedemikian rupa sehingga enak untuk dibaca. Selamat, Tsana, kamu berhasil membuatku tersenyum hanya dengan membaca setiap bait kata yang kau ciptakan.

    Reply
    1. DianJune 30, 2020

      Kerenn🥺

      Reply
  132. taheeraMay 15, 2020

    bagian satu sudah selesai~~~

    Reply
  133. HaloMay 15, 2020

    Semangat kak!!

    Reply
  134. AlifaMay 15, 2020

    waw,menegangkan:)

    Reply
  135. FirMay 15, 2020

    SUKAAA SEKALIII!!!😭💙

    Reply
  136. nugraheniMay 15, 2020

    Glad to see u Pra 🙂

    Reply
  137. DevaMay 15, 2020

    Prakata gitu yak judul cerita tsana

    Reply
  138. Lutfia KhanasaMay 15, 2020

    oke. salam kenal pra. kinan.
    siap tenggelam (lagi) kedalam tulisan mu us

    Reply
  139. ochaanMay 15, 2020

    Hi PRA! :’)

    Reply
    1. sekarwwMay 15, 2020

      selalu nunggu tulisan2 kak tsana!!!😍

      Reply
    2. Khansa dzakirahMay 15, 2020

      KENAPASIH SELALU KERENN US

      Reply
    3. Fitria RossaMay 15, 2020

      Pra, butuh sosok pendamping yang benar-benar menerima dia apa adanya.

      Reply
  140. Cutie PwieMay 15, 2020

    Terus ke mana,Nan? Kalau ngak sama kamu aku harus ke mana :’).

    Reply
  141. dindaMay 15, 2020

    akhirnyaa baca pra

    Reply
  142. Vanessa BerlianaMay 15, 2020

    keren bgt sih gila😭💔

    Reply
  143. AraMay 15, 2020

    Wah berarti keindahan itu berbahaya ya, Nan? :’)

    Reply
  144. HanichaanMay 15, 2020

    Huaaaaa :((

    Reply
  145. Nur amiliaMay 15, 2020

    Okehh

    Reply
  146. Putri RAMay 15, 2020

    ♥♥♥

    Reply
  147. SellaMay 15, 2020

    mantap us :))

    Reply
  148. alMay 15, 2020

    santai, baru permulaan udah bikin jatuh hati

    Reply
  149. MegatynnnMay 15, 2020

    Selalu us selalu, tulisan mu menjadi candu dalam ingatan ku:’

    Reply
  150. HanninMay 15, 2020

    Tinggalkan jejak

    Reply
  151. Dind_May 15, 2020

    Halo pra:)

    Reply
  152. RiskiayuwpMay 15, 2020

    Terima kasih telah memberi dunia baru, rumah baru. Mengharap baikmu, selalu, Tsana:)

    Reply
    1. YujiMay 21, 2020

      Saya gak tahu harus menulis apa, tapi saya rasa saya harus menulis ini. Bukan, maksud saya, saya harus mengatakannya, terimakasih. Terimakasih sudah berkarya dan membuat tulisan ini.

      Saya Binta, bukan, saya bagian kecil dari Binta yang gak pernah berhasil ketemu sama Nugraha.

      Reply
  153. Faiqah R AlbaitsMay 15, 2020

    paraaahhhhh us lu emg keren

    Reply
  154. ImrhmiMay 15, 2020

    Kalo enggak sama Kinan, ke aku aja Pra.

    Reply
  155. nywnMay 15, 2020

    selalu suka tulisan kak tsana,

    Reply
  156. Dhiah DharmastutiMay 15, 2020

    berjumpa dengan Pra.

    Reply
  157. AraMay 15, 2020

    keindahan itu berbahaya ya, Nan? 🙂

    Reply
  158. nsscaaMay 15, 2020

    Terimakasih sudah melahirkan cerita ini. Bukan lebay sih, tapi baca pas awal2 emang sedih jadi nangis beneran huhuu

    Reply
  159. penaMay 15, 2020

    prrrrrrraaaaa,,😘

    Reply
  160. DyutMay 15, 2020

    Pra ini apaan jadinya? nyebelin bgt

    Reply
  161. Adinda DianaMay 15, 2020

    maasyaa allah ka , suka bangettttttt , halo pra !

    Reply
  162. Mita FauziyahMay 15, 2020

    Anjay lah 🙁

    Reply
  163. DhiahMay 15, 2020

    berjumpa dengan Pra.

    Reply
  164. inesya.fMay 15, 2020

    jadi,pra bnrn mau nikah sama nelayan:v
    canda

    Reply
  165. ranti adrianiMay 15, 2020

    gaaaa kuattt tau bacanya,dagdigdug

    Reply
  166. adilaaMay 15, 2020

    semua cerita dari rintik sedu selalu membuatku ingin baca lagi lagi dan lagiiiiii.
    semangaat teruss kak tsana💙

    Reply
  167. mawaddila fitriaMay 15, 2020

    Manis sekali

    Reply
  168. Aqiilah AuliaMay 15, 2020

    Lanjut ka.. Aku suka 😍

    Reply
  169. nisaaaMay 15, 2020

    puitiss bngett💓

    Reply
  170. MaghfirahMay 15, 2020

    Deep✍🏻😌

    Reply
  171. hyu nandaMay 15, 2020

    nan:’)

    Reply
  172. bukan akuMay 15, 2020

    Senang bisa mengenalmu hari ini, Pra. 🙂

    Reply
  173. BulanMay 15, 2020

    Anjayy

    Reply
  174. WulannurrzMay 15, 2020

    Wow, awal yang mengesankan, Us!

    Reply
  175. MaghfirahMay 15, 2020

    I’m speechless

    Reply
  176. ZiyahMay 15, 2020

    :”)

    Reply
  177. Silmi NabilaMay 15, 2020

    Waaaw, finally aku bisa baca lagi ceritanya paus. Semoga kedepannya makin sukses kak

    Reply
  178. raiaMay 15, 2020

    halo, Pra!

    Reply
  179. lilyMay 15, 2020

    fiks. aku sukak, makasih paus udh nemenin malam manis gua:’)

    Reply
  180. OmefMay 15, 2020

    Semoga pra kaya nug ya berjuang buat binta yaa, goodluck pra!

    Reply
  181. salma halimahMay 15, 2020

    suka bangett

    Reply
  182. kotak hitamMay 15, 2020

    hai pra

    Reply
  183. WidiaaMay 15, 2020

    Selalu bikin kejutan dengan kalimat-kalimat yang kadang bikin aku mikir dua kali, ih kok bisa sih nulis sebagus ini☺️ semangat paus.

    Reply
  184. Cindy CatrineMay 15, 2020

    Aku sukaa🙂:’)

    Reply
  185. SofadellaMay 15, 2020

    Sukakkk

    Reply
  186. deaMay 15, 2020

    smangat pausss!!

    Reply
  187. ZnndsMay 15, 2020

    .

    Reply
  188. someoneMay 15, 2020

    “Apa upacara kepergian selalu memaklumi kesedihan?”😭😭

    Reply
  189. SabilMay 15, 2020

    Masih blm terlalu paham wkwkwkw tp bagus bgt

    Reply
  190. AmeliaMay 15, 2020

    Kebanggaan tersendiri jadi pembaca pukul setengah satu pagi

    Reply
  191. cutegirlMay 15, 2020

    Welcome to the world, Pra!

    Reply
  192. Nurul MasyrifahMay 15, 2020

    Wah akhirnya

    Reply
  193. faMay 15, 2020

    harus mikir buat paham sama setiap kata yang ngegambarin imajinasi dan hal gak masuk akal ang dilontarin Pra sama Kinan

    Reply
  194. IkaaaaMay 15, 2020

    Kerennn us:)

    Reply
  195. Nurhanida FiantiMay 15, 2020

    Pra, kamu kenapa sangat lucu???🤧

    Reply
  196. UlanMay 15, 2020

    Hiiii
    Cerita pra akan hidup dikepalaku:)

    Reply
  197. LeaMay 15, 2020

    hai pra, selamat datang:)

    Reply
  198. ZnndsMay 15, 2020

    Hi pra , buat kinan bahagia jangan sampai engkau menyerah

    Reply
  199. niamnhatMay 15, 2020

    “Buatnya, tidak ada yang perlu dibentuk karena manusia adalah abstrak.”

    Sangat abstrak, saking abstraknya diri sendiri tidak kenal dengan baik siapa dirinya

    Reply
  200. LiaMay 15, 2020

    Astaga us

    Reply
  201. CappuccinoMay 15, 2020

    Mba tsana the best!!

    Reply
  202. meldaMay 15, 2020

    HUA

    Reply
  203. CendanaMay 15, 2020

    😭🖤

    Reply
  204. auliaMay 15, 2020

    uda ditunggu2 ni wkwk

    Reply
  205. ChameleonMay 15, 2020

    Bengong

    Reply
  206. chocochipstMay 15, 2020

    dirgahayu pra:)

    Reply
  207. Dea NurajizahMay 15, 2020

    🙂 hanya emot itulah yang menggambarkan perasaanku saat selasai membaca.

    Reply
  208. Saila TasniemMay 15, 2020

    Selalu keren, Paus!

    Reply
  209. ChiaraMay 15, 2020

    Pausssss

    Reply
  210. Paus biruMay 15, 2020

    Pra kita berbeda tsan.
    Tapi aku suka dengan Pra mu ini.

    Reply
  211. dayenalMay 15, 2020

    rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan:’)

    Reply
  212. FeyMay 15, 2020

    Aku knp nangis

    Reply
  213. dheaaMay 15, 2020

    hai pra salam kenal

    Reply
  214. zahra yunitaMay 15, 2020

    love banget us ❤️

    Reply
  215. cilokcimolMay 15, 2020

    yaampun pra, ingin sekali melihat sosokmu yang nyata

    Reply
  216. nayMay 15, 2020

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan”. 💕

    Reply
  217. Dea NurajizahMay 15, 2020

    🙂 hanya emot itulah yang menggambarkan perasaanku saat selesai membaca.

    Reply
  218. nanaMay 15, 2020

    hai pra

    Reply
  219. TyaMay 15, 2020

    Aku bacanya sambil gemeter tengah malem 🙂

    Reply
  220. Erin Wahyu J.May 15, 2020

    Paussss! As always, kerennnnn😭✨

    Reply
  221. NajwaaMay 15, 2020

    Hai pra:)

    Reply
  222. Aksa RajinggaMay 15, 2020

    Pra, aku orang ke 8 yang berbicara secara tidak langsung padamu. 🙂

    Reply
    1. rlfitryMay 16, 2020

      akhirnya ketemu Pra dan Kinan

      Reply
  223. NadMay 15, 2020

    Kannn kaannn 😫

    Reply
  224. savitri noviyantiMay 15, 2020

    HAI PRA🙂

    Reply
  225. shelometaMay 15, 2020

    ah jd pengen kenalan sm pra

    Reply
  226. dheaMay 15, 2020

    hai pra salam kenal yup

    Reply
  227. Ayu MustofiyahMay 15, 2020

    bismillah dulu gue mulainya

    Reply
  228. Annisa RizqianiMay 15, 2020

    Tulisanmu, emang gak diragukan lagi. Terima kasih kak tsana yang slalu jadi suara rakyat paus:) 🐳💙

    Reply
    1. HlwaryhanMay 16, 2020

      Dunia pra 🙂

      Reply
  229. LuluMay 15, 2020

    Terimakasih tlah menulis kata per kata yang begitu bermakna di tiap barisnya

    Reply
  230. NayMay 15, 2020

    Tak mengerti akan hati,tersakiti dengan piluny
    Hai pra:3

    Reply
  231. Erna CindyMay 15, 2020

    Ihh sumpahh😭😭

    Reply
  232. Syifa AdiraMay 15, 2020

    Lapor paus! Pra nya sotoy bgt hahaha kinannya juga dingin,okelah klo gitu ditunggu endingnya ya

    Reply
  233. Farhah tsurayaMay 15, 2020

    ♥️♥️♥️

    Reply
  234. AyuMay 15, 2020

    ini tuh valid :((

    Reply
  235. serabutMay 15, 2020

    tengah malem baca ini sambil makan indomie pas kan us?

    Reply
  236. MilkystrawMay 15, 2020

    salam kenal Pra

    Reply
  237. TsanMay 15, 2020

    Sebenernya pengen baca skrg, tapi aku orangnya penasaran. Jadi tunggu sampe tamat dulu kali ya, sayangnya gatau kapan tamatnya:(

    Reply
  238. SavaMay 15, 2020

    Kinan penuh teka-teki banget ya, gak cukup satu kali baca untuk mengerti isi kepala Kinan.

    Reply
    1. SyanaMay 15, 2020

      Pertama kalinya baca cerita yang berbahasa Indonesia lagi. terimakasih untuk ceritanya yang bagus. pemilihan diksinya keren.

      Reply
  239. Nia maisyarohMay 15, 2020

    😘

    Reply
  240. TiaaMay 15, 2020

    Hollla PRA 🙂

    Reply
  241. Syifa AndiniMay 15, 2020

    Akhirnyaaaaa

    Reply
  242. Paus biruMay 15, 2020

    Pra , semua ada jawabnya. Tapi kamu belum kutemukan dijawaban ku

    Reply
  243. RinaMay 15, 2020

    Hi Pra!:)

    Reply
  244. lutfiaaMay 15, 2020

    ketika sedang menyapa Pra, hp ku tbtb mati karna habis baterai, sungguh sangat tidak mendukung aku why?:))

    Reply
  245. NayMay 15, 2020

    Tak mengerti akan hati,tersakiti dengan piluny
    Hai pra:3

    Reply
  246. NayMay 15, 2020

    Tak mengerti akan hati,tersakiti dengan piluny
    Hai pra:3

    Reply
  247. Anna LimbongMay 15, 2020

    Selamat datang di dunia Rintik Sedu Pra 🙂

    Reply
  248. PalemMay 15, 2020

    Ku nantikan keadaan pra dan kinan selanjutnya, semangat berakarya us :))

    Reply
  249. SavaMay 15, 2020

    Gak cukup satu kali baca ya, untuk mengerti isi kepala Kinan.

    Reply
  250. Fiza AzzuraMay 15, 2020

    Haii Pra, salam kenal🙌🏻

    Reply
  251. NurelMay 15, 2020

    Relate banget:(

    Reply
  252. EquinoxMay 15, 2020

    Setelah baca ini, langsung googling monstera :v

    Reply
  253. Heyho!May 15, 2020

    Salam kenal pra 🙂

    Reply
  254. fayeeMay 15, 2020

    :))

    Reply
  255. Pathia LailaMay 15, 2020

    Yang membuat suatu hal jadi benar karena ada yang tidak benar, Nan, kalau semua masih terlihat mudah, di situ letak masalah.

    Setelah Biru dan Nug,Pra akan jadi tokoh delusi yg memabukkan

    Reply
  256. kekeMay 15, 2020

    keren bgtttttt!!😭

    Reply
  257. saniacantikMay 15, 2020

    HAII PRA!!!

    Reply
  258. RairanurkhansaMay 15, 2020

    Selamat datang di Bumi Pra 🌎🌈

    Reply
  259. seannyMay 15, 2020

    Pknya harus lanjut yaa us:'((

    Reply
  260. PooMay 15, 2020

    Petcahh keren us 🙂

    Reply
  261. dumdumMay 15, 2020

    ❤️

    Reply
  262. AndreaMay 15, 2020

    Keren banget inii😭

    Reply
  263. Lel14May 15, 2020

    pra, aku tau rasamu 🙂

    Reply
  264. Aulia nurul fitriahMay 15, 2020

    Huwaa kubaca jg:(

    Reply
  265. davaaMay 15, 2020

    ada apasih sebenernya dengan kinan?

    Reply
  266. Rheinata AnggreliaMay 15, 2020

    Seperti biasa, selalu kagum
    Hai Pra 🙂

    Reply
  267. AkidMay 15, 2020

    Salam kenal Kinan

    Reply
  268. EbiiMay 15, 2020

    Seperti biasa, menakjubkan.

    Reply
  269. Tia AgstnMay 15, 2020

    Paus

    Reply
  270. NabilaahanafiyahMay 15, 2020

    Relateee bgd anjyy

    Reply
  271. PaullMay 15, 2020

    Kereeeennnn pausssss🥺

    Reply
  272. NurlianaMay 15, 2020

    Tim gercep hehe

    Reply
  273. AdeliaMay 15, 2020

    Aduh:)

    Reply
  274. OriellaMay 15, 2020

    Astagaaaa banget!

    Reply
  275. NasMay 15, 2020

    Senang bertemu dengan mu, Pra

    Reply
  276. TiramissyuMay 15, 2020

    hi pra 🙂

    Reply
  277. naylaMay 15, 2020

    Kak Tsana, kalau Kinan tak suka dikirimkan puisi oleh Pra, apa itu artinya puisi itu membunuhnya ?

    Reply
  278. DilanasutionMay 15, 2020

    HAI PRA

    Reply
  279. CaturyMay 15, 2020

    Salam kenal, Pra. Selamat telah lahir ke bumi.

    Reply
  280. Hammi FaridahMay 15, 2020

    Pra:)

    Reply
  281. AlifiaMay 15, 2020

    Geez,biru,Nugraha,pra…

    Reply
  282. Muhibah AwaliyahMay 15, 2020

    Well it’s time to say hello to pra. Hello, Pra semangat ya pepet terus pantang mundur

    Reply
  283. ApipahMay 15, 2020

    Makasiih tsana.

    Reply
  284. deedeedadeedeeMay 15, 2020

    aku tidak pernah meminta, tapi dikirim-Nya…

    Reply
    1. DhilaMay 15, 2020

      Yang berbelit-belit itu yang menyenangkan

      Reply
    2. eka.anMay 15, 2020

      “Terus ke mana, Nan? Kalau nggak sama kamu aku harus ke mana?” :^^

      Reply
    3. ThaaMay 15, 2020

      saya sudah jatuh pada karya-karyamu yang memabukkan itu
      entah saya harus menjatuhkan diri saya lebih dalam atau saya harus berhenti jatuh cinta pada karyamu?karena semakin aku jatuh aku semakin nggak ngerti apa aku harus mencintai bait-bait kalimatmu atau bait-bait kalimat yang kuciptakan sendiri

      Reply
    4. FiiMay 15, 2020

      Tsan,
      Jujur aku belom pernah baca buku2mu.
      Tapi ketika aku baca cerita Pram, kamu terlihat berbeda.
      Sepertinya sebentar lagi aksaramu jadi candu untuk ku, mungkin sudah

      Reply
  285. Resa R SaniaMay 15, 2020

    Sukaaaa, meski gk ngerti alur cerita

    Reply
  286. MefiiiMay 15, 2020

    selalu suka sih sama tulisan paus😭❤

    Reply
  287. sellvaMay 15, 2020

    rumit dan berbeda. selalu suka. terima kasih, Paus.

    Reply
    1. Nurindah LianiMay 15, 2020

      So good tsana . Terimakasih untuk tulisan indahnya

      Reply
    2. NdaMay 15, 2020

      Tidak suka menjelaskan sebuah maksud.
      Juga memaksudkan yang sudah benar benar jelas

      Reply
  288. mrtzass_May 15, 2020

    hi pra! kinan! salam kenal!

    Reply
  289. arrMay 15, 2020

    serasa egois aku bacanya :’)

    Reply
  290. MandaMay 15, 2020

    Ok tarik nafas

    Reply
  291. SavanaMay 15, 2020

    Abis baca genre komedi terus langsung ke sini tuh rasanya kayak didorong dari atap gedung. Tapi beneran, sukak banget. ((:

    Reply
  292. IstiqomahMay 15, 2020

    baru baca segini, kalimatnya benar benar diksi, mungkin pra akan jadi tokoh legend selanjutnya setelah geez dan nug

    Reply
  293. naiMay 15, 2020

    terimakasih sudah hadir dan menemani, pra.

    Reply
  294. AulMay 15, 2020

    Gangerti lagi, keren banget woyyyyy!!!

    Reply
  295. Teman SeduMay 15, 2020

    Sastraku sudah lama tidak terdengar nafasnya, Tsan. Terimakasih sudah mengahdirkan Pra bagi Nan, dengan segala keindahan bait mu.

    Reply
  296. IcaMay 15, 2020

    “Rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan” Uss :'( malem malem bikin ngap inimalam apa pagi sih

    Reply
  297. lutfia zhaharaMay 15, 2020

    huft akhirnya

    Reply
  298. Eka RianyMay 15, 2020

    Selalu keren….. Suka,

    Reply
  299. Siti FatonahMay 15, 2020

    Entah lah, setelah jatuh cinta pada sosok Geez, lalu dipertemukan pada sosok Nugh yang lagi lagi mencuri hati.
    Dan untuk sosok Pra ku rasa iya, tidak bisa bilang tidak suka
    Sudah langsung jatuh cinta sejak dihalaman pertama

    Reply
  300. YustiMay 15, 2020

    Kinan klo ga mau pra, boleh kok buat aku aja 🙂

    Reply
  301. Aku TsanMay 15, 2020

    Yg ke satu, memang selalu jadi yang paling ditunggu. Hai Nan, Pra.

    Reply
  302. AulMay 15, 2020

    Keren

    Reply
  303. zkmlMay 15, 2020

    hai pra, selamat datang!

    Reply
  304. EllaaMay 15, 2020

    Baguss sekaliii

    Reply
  305. Teman SeduMay 15, 2020

    Sastraku sudah lama tidak terdengar nafasnya, Tsan. Terimakasih sudah menghadirkan Pra bagi Nan, dengan segala keindahan bait mu.

    Reply
  306. riskaamaliakasimMay 15, 2020

    luvv🧡🧡🔥

    Reply
  307. shelaMay 15, 2020

    makin ke bawah bacanya makin sesek napas :’

    Reply
  308. Sekala SenjaMay 15, 2020

    Lebih sulit memahami tulisanmu yang ini dibanding tulisan-tulisanmu yang lainnya, Tsana..

    Reply
  309. Ranjau piluMay 15, 2020

    Hai kinan,apakah seribu puisi tak mampu menembus pilihan mu?.

    Reply
  310. MeimeiMay 15, 2020

    “Maaf, tapi fantasimu tidak cukup untuk duniaku. Pulang, Pra, pulanglah”

    Pauussssss :((

    Reply
  311. citraaaMay 15, 2020

    :(( <3

    Reply
  312. Sabila JuliaMay 15, 2020

    Aku tunggu yang selanjutnya, dan akan selalu.

    Reply
  313. Rahma RamdaniMay 15, 2020

    Hi pra!
    Nice to meet you

    Reply
  314. IndriMay 15, 2020

    Sukaaaa

    Reply
  315. Fara avivahMay 15, 2020

    proud of u ka tsana✨

    Reply
  316. mutiaMay 15, 2020

    terimakasih,

    Reply
  317. DitaMay 15, 2020

    Hayy pra 🙂

    Reply
  318. PutriMay 15, 2020

    Pra kamu hebat

    Reply
  319. ShaMay 15, 2020

    Let’s sailing , Pra .

    Reply
  320. sylMay 15, 2020

    us isi kepalamu kewren bgt, aku sukakkk

    Reply
  321. BillMay 15, 2020

    Hi Pra:)

    Reply
  322. @indahfebrianti3May 15, 2020

    :))

    Reply
  323. windaMay 15, 2020

    welcome pra!

    Reply
  324. Rain.May 15, 2020

    hwaaa, keren parah😭

    Reply
  325. didxiMay 15, 2020

    pra, akhirnya kita bertemu juga ya

    Reply
  326. StarrMay 15, 2020

    belajar banyak dari paus. supaya bisa jadi penulis seperti paus huhuu, luv u paus

    Reply
  327. RuaiMay 15, 2020

    Salam kenal Pra

    Reply
  328. NrlMay 15, 2020

    Akhirnyaaaa

    Reply
  329. ZahraMay 15, 2020

    Praaa :’))

    Reply
  330. TerangMay 15, 2020

    Mungkin asyik gitu ya punya anak kembar, satu namanya Pra yang satu namanya Pasca wakakaka.

    Dulu aku juga kayak Kinan, kok kagak dijawab ini ya pertanyaan? Sekalinya dijawab malah kapok. Wakakaka. Ngeri cuk, udah kayak nerima wahyu. Every ask, Alloh always Answer. But we not always recive. Jangan lupa kasih PO BOX buat nerima balesan ya Kinan. Padahal si Pra udah dititipin balesan, cuman kayaknya Kinan enggak bisa recive.

    Reply
  331. LuneeMay 15, 2020

    Parah ngga?
    parah!

    Reply
  332. SadgirlMay 15, 2020

    Hi Pra🙃

    Reply
  333. seinaruMay 15, 2020

    selalu berkesan,

    Reply
  334. anggi agustianiMay 15, 2020

    Aku mau jadi kupu-kupu

    Reply
  335. KhansahanfMay 15, 2020

    apa ini ko kerenn si:(

    Reply
  336. TiaMay 15, 2020

    Hai pra:)

    Reply
  337. Vertiana ArdelliaMay 15, 2020

    Mantap pra:)))

    Reply
  338. akuMay 15, 2020

    terimakasih sudah hadir dan menemani, pra.

    Reply
  339. pembaca setia tsanaMay 15, 2020

    pelik namun menarik, terimakasih paus!

    Reply
  340. datikMay 15, 2020

    definisi baru kenal udah sayang 😉 hai, Pra!

    Reply
  341. adwiputrimelatiMay 15, 2020

    mari kita sapa cerita kesekian ini, hi PRA:)))

    Reply
  342. llasMay 15, 2020

    sukaaaa🤩

    Reply
  343. Ihza AmaliaMay 15, 2020

    Praaaa

    Reply
  344. KallhmyaMay 15, 2020

    Sumpah keren banget!!
    Terus berkaya,ka tsana:))

    Reply
  345. OktaMay 15, 2020

    Gatau deh. Abis baca lgsg campur aduk wkwk

    Reply
  346. Insiatul HamidahMay 15, 2020

    \( ̄▽ ̄;)/

    Reply
  347. ShakilaMay 15, 2020

    Gila kamu tsan:((( tulisanmu baguus:””

    Reply
  348. PelangiMay 15, 2020

    Kereeen kaa kata2nya meski ada beberapa kata untuk berpikir sejenak krn ganyampe🤣

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan”.

    Reply
  349. MughnyMay 15, 2020

    Sumpah aku udah nungguin pra sejak kak tsana buat caption pra di salah satu postingan di akun pribadinya
    Ada kutipan yg masih ku ingat tapi tak banyak , kinan lebih memabukan dari pada alkohol
    Klu ga salah gitu si kutipannya kwkwkw
    Atau aku salah baca wkwkkw pokoknya aku udah nunggu banget pra

    Reply
  350. Lara RenjanaMay 15, 2020

    “Pembunuh paling kejam nomor satu di dunia itu berkeliaran di dalam kepalanya sendiri”

    Reply
    1. Sabrina Putri ErsyahMay 15, 2020

      baik 🙂

      Reply
      1. JerapahMay 15, 2020

        Terimakasih, us. Aku selalu dan akan selalu jatuh hati dengan karya-karyamu.

        Reply
    2. Salsabilla PRMay 15, 2020

      “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”

      :)))

      Reply
  351. DeaMay 15, 2020

    baru awal, sudah jatuh hati

    Reply
  352. PotatoandsauceMay 15, 2020

    Gatau kenapa dari sekian cerita yang aku baca,yang biasanya cuma suka cerita yg terlalu romantis jadi suka cerita ini:) selamat aku jadi semakin penasaran sama ceritanya:)

    Reply
  353. auliacarmiMay 15, 2020

    Rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan. Menyapa Pra, terima kasih, Paus.

    Reply
  354. LyaMay 15, 2020

    Pra! ♡

    Reply
  355. nikyMay 15, 2020

    hai PRA:))

    Reply
  356. Pasukan pausMay 15, 2020

    tidak mudah untuk mengerti semua tulisan mu us tapi aku tetap menyukai nya

    Salam
    Pasukan paus

    Reply
  357. Zahra AuliaMay 15, 2020

    Mungkin rasa sakit yg akan menyembuhkan keadaan saat ini,,Hiii
    Aku suka kaa🌻

    Reply
  358. AmandaMay 15, 2020

    rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

    Hm:))

    Reply
  359. NprmdtaMay 15, 2020

    lo selalu bikin gue kagum us

    Reply
  360. Nihlah FathmaMay 15, 2020

    Aku udh lega kok us skrng

    Reply
  361. Pasukan pausMay 15, 2020

    tidak mudah untuk mengerti semua tulisan mu us tapi aku tetap menyukai nya

    Salam
    Pasukan paus🐳

    Reply
  362. AzkabuleilMay 15, 2020

    Sekarang ke bulan daftar , apa gamau daftar?

    Reply
  363. halousalmaMay 15, 2020

    aaa sukaa!! 💞

    Reply
  364. Rifki HidayatullahMay 15, 2020

    Semangat nulis nya san.
    Tulisan mu selalu mengagumkan

    Reply
  365. You worth, Tsana. Keep going💖 tulisanmu sungguh bukan sesuatu hal yang mudah dicerna, tapi maknanya selalu sampai ke hati. Entah bagaimana kamu menuliskannya, tapi tulisanmu selalu melekat dihati saya. Ada makna disetiap kata, kata yang cukup untuk mewakili perasaan saya. Terimakasih dan terus berkarya!

    Reply
  366. elsaMay 15, 2020

    “Karena bisa saja, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.” Terimakasih tsana, tulisanmu selalu mewakili keadaanku 🙂

    Reply
  367. yayaMay 15, 2020

    hai pra!

    Reply
  368. FransiscaMay 15, 2020

    Kapan bukunya lair ya us?🙂🙃

    Reply
  369. AzkabuleilMay 15, 2020

    Sekarang ke bulan gratis , apa gamau daftar?

    Reply
  370. namaku jg depannya praMay 15, 2020

    praaaa 🙂

    Reply
  371. ArapMay 15, 2020

    Terus kemana? Kalo aku ga sama kamu aku harus kemana? 🙂

    Reply
  372. Vera AprilianaMay 15, 2020

    Haii Pra!!!
    Salam kenal.

    Reply
  373. hai ka Tsana, ini cerita ke 3 yg ku baca setelah Geez dan Nug. kali ini semua kalimatnya berbeda, bahkan aku harus berulang kali membacanya untuk mengerti kalimatnya. semua kalimatmu selalu terlihat cantik, lanjutkan ceritanya ya, ini keren. salam hangat tengah malam dari aku❤

    Reply
  374. Shinta NurfirdausiMay 15, 2020

    Selamat lahir kedunia PRA.. Terimakasih sudah lahir. Kalimat terakhir dalam cerita ini sangat cocok untuk ku, yang mengejarnya tapi selalu ditolak hehe:)

    Reply
  375. RenrenMay 15, 2020

    Sukaa bangett

    Reply
  376. OciMay 15, 2020

    Aku tidak akan membiarkan hatiku senang karenamu, Pra :((((

    Reply
  377. nurlalita_May 15, 2020

    hii pra!!

    Reply
  378. PuanMay 15, 2020

    Dunia baru paus❤️

    Reply
  379. AzkiaaMay 15, 2020

    Hai Pra 🙂

    Reply
  380. Hallo Pra ☺

    Reply
  381. AqilaMay 15, 2020

    Mantappp, gasabar nungguin nextnya

    Reply
  382. erlinaMay 15, 2020

    Aku masih menunggu ketika nan meminta secarik kertas dan selembar doa. Berkelana bersama pra:) paus:” thanks udah bikin bab 1 ini masuk ke pikiranku dijam aku hidup dengan tenang..

    Reply
  383. BintangMay 15, 2020

    Karya-karyamu tidak pernah mengecewakan🌹❤.

    Reply
  384. AchaMay 15, 2020

    Salam kenal Pra 🙂

    Reply
  385. fitlefitriMay 15, 2020

    “Terua? Kenapa ke sini? Hmm? Kenapa masih ke sini lagi?”

    hai paus! ada typo sedikit..
    tapi tenang, pra tetap terlihat kewren ^.^

    salam, fitle

    Reply
    1. HeheMay 15, 2020

      Msh krg paham tapi enak dibaca, dabesttttlah:3

      Reply
    2. S. Annisa AsdiMay 15, 2020

      Pausss… Setiap karyamu keren

      Reply
    3. DhearpnMay 15, 2020

      Kerennnnn BGTTTTTT

      Reply
    4. DaunTersedu:)May 15, 2020

      Memang kalau d pikir pra itu aneh. Namun sebenarnya pra adalah orang yg istimewa. Kata yg tersusun indah dalam kalimat yg paus buat bertahap bermakna tak langsung aku suka dg bahasakatanya us😍

      Reply
    5. reniMay 15, 2020

      Aku pun gregettt liatnya, tetep keren kak ntsana!

      Reply
    6. NajyaMay 15, 2020

      hi,pra 🙂

      Reply
  386. bad humanMay 15, 2020

    Aku masih menunggu ketika nan meminta secarik kertas dan selembar doa. Berkelana bersama pra:) paus:” thanks udah bikin bab 1 ini masuk ke pikiranku dijam aku hidup dengan tenang..

    Reply
  387. IcakMay 15, 2020

    “Tapi aku tidak akan pulang, tidak selain kepadanya”
    Hi Pra!

    Reply
  388. DilleeMay 15, 2020

    🥺🥺❤️❤️❤️ smpe gtau mau nulis apa

    Reply
  389. Tarisa salsabellaMay 15, 2020

    Bru awal udh nysek:))

    Reply
  390. @akmalfirrrMay 15, 2020

    Kece banget.. menjanjikan sekali, Tsana ✨

    Reply
  391. meloMay 15, 2020

    Hi Pra, senang mengenalmu

    Reply
  392. AnonymMay 15, 2020

    Sukses terus buat Kak Tsana😘

    Reply
  393. NikenMay 15, 2020

    Kerenn bngt 💙

    Reply
  394. NrlwldnyMay 15, 2020

    Selalu berbeda,,, 💙

    Reply
  395. ShopiyaMay 15, 2020

    Rumit, tapi langsung membuat jatuh hati 💙

    Reply
  396. JihanMay 15, 2020

    Oke:)

    Reply
    1. BlaMay 15, 2020

      Aaaa keren 🙁

      Reply
    2. zahwa laudyaMay 15, 2020

      dari banyak tokoh tulisan paus aku tetep b

      Reply
    3. Siti arwany nurMay 15, 2020

      Ngak ada yang benar-benar tahu takaran Kesembuhan yang kita butuhkan :((((((

      Reply
    4. FarhaMay 15, 2020

      Welcome, Pra:)

      Reply
    5. Ammaraa TuhfahhaniMay 15, 2020

      Semakin lama, karya paus semakin lezat di nikmati❤

      Reply
  397. adisty nfMay 15, 2020

    Hai, Pra 🙂

    Reply
  398. putihMay 15, 2020

    relate banget yang terkahir

    Reply
  399. Dinda KaskusMay 15, 2020

    Ngakak di ending “apa Tuhan tidak bisa belajar lewat sms saja?”😂😂

    Reply
  400. AminurMay 15, 2020

    Pra:)

    Reply
  401. RumaishaMay 15, 2020

    Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

    Reply
  402. LuluqqqueMay 15, 2020

    ” Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan”

    Reply
  403. Ellyzha PutriMay 15, 2020

    bagus banget kak, aku sukak ❤️

    Reply
  404. nidaaMay 15, 2020

    sukaa banget, sastra nya sederhana tapi bermakna. baru ini tulisan yg pantas di novel kan, TERUS BERKARYA KAK!

    Reply
  405. kinayaMay 15, 2020

    bagusss bgtt aak

    Reply
  406. MeysyaMay 15, 2020

    Keep spirit Tsana 😉

    Reply
  407. RaniMay 15, 2020

    selalu suka sama tulisanmu us 🥰

    Reply
  408. KeikoMay 15, 2020

    Selamat datang Pra

    Reply
  409. rosydtlmhMay 15, 2020

    Spt membaca diatas karpet awan dengan angin yg tdk terlalu kencang tapi sejuk.

    Reply
  410. KamilaMay 15, 2020

    Mood sekaliii

    Reply
  411. ArdaMay 15, 2020

    Terima kasih Kak Tsana.

    Reply
  412. kim taehyung.May 15, 2020

    aku udah baca, us. bakal terus baca sampai tamat.

    Reply
  413. KharisMay 15, 2020

    “Oke. Akan kubiarkan ia meneruskan langkahnya yang terburu-buru, jika memang itu maunya. Tapi aku tidak akan pulang, tidak selain kepadanya”.

    :’)

    Reply
  414. Erika AmiyahyaMay 15, 2020

    Pra, puisimu tidak jelek ✨

    Reply
  415. Feni PutriMay 15, 2020

    Hi PRA. Terimakasih🥰

    Reply
  416. KhitaMay 15, 2020

    cinta adalah hal terakhir yang masih bisa membedakan dunia yang ia huni sekarang dengan neraka yang akan datang. Jleb banget ini tsan. Sukses

    Reply
  417. Faiz SyauqiMay 15, 2020

    Amazingg🥺🥺

    Reply
  418. AmandaMay 15, 2020

    Selamat lahir ke bumi, Pra.

    Reply
  419. Cindy MrnaptriMay 15, 2020

    Kenapasi us 🙁

    Reply
  420. nurhayafadiahMay 15, 2020

    selalu kerenn💙

    Reply
  421. Kartika ChandraMay 15, 2020

    sukakkk

    Reply
  422. Kalyka azzahraMay 15, 2020

    Ga sabar kelanjutannyaa, mau liat PRA lagi

    Reply
  423. GloomycloudsMay 15, 2020

    Nahan nafas kalau udah bahas perasaan.

    Reply
  424. najwananditaMay 15, 2020

    Nan, i feel you

    Reply
  425. KeboardMay 15, 2020

    Hai,Pra,kutunggu bagian cerita hidupmu lagi.

    Reply
  426. cezia_May 15, 2020

    cuma cerita paus yang beda,tersirat,sedikit bertanya-tanya saat ngebacanya,tapi keren.

    Reply
  427. IkanMay 15, 2020

    HAI PRA-!

    Reply
    1. ErniMay 15, 2020

      Beberap tahun terakhir lebih suka membaca, dan tulisan Tsana salah satu karya yang aku suka 😊

      Reply
  428. nurulsabillaMay 15, 2020

    ‘kalo ngga sama kamu,aku harus kemana?’

    Reply
  429. Tri Deska RamadaniMay 15, 2020

    Moga besok2 bisa dibaca disini lagi yaaa us

    Reply
  430. PerempuanMay 15, 2020

    Bersabar Pra. Kinan butuh waktu untuk membatu dengan pilu.

    Reply
  431. Tri Deska RamadaniMay 15, 2020

    Us semoga bisa bacalewat pdf ya sebelum dicetak jd buku

    Reply
  432. AishhMay 15, 2020

    Sukaaaaa❤️

    Reply
  433. DolevMay 15, 2020

    Salam kenal , Pra !

    Reply
  434. IkanMay 15, 2020

    PAUS-!

    Reply
  435. avrilialiezkyMay 15, 2020

    hai, PRA!
    selalu suka dengan tulisan mu us:)

    Reply
  436. AnyaaaMay 15, 2020

    Rumit,berbeda,buat pnsrn,buat mikir
    Cuma pausss❣️

    Reply
  437. kanaya zahiraMay 15, 2020

    wahhh seperti biasa, ceritamu selalu bagus❤️

    Reply
  438. EulsMay 15, 2020

    “Aku tidak mau jadi bait dalam puisimu…”

    Reply
  439. wawaqunMay 15, 2020

    Halo, Pra!

    Reply
  440. NissaMay 15, 2020

    ya allah kuatkanlah hati hambamu ini, aamiin

    Reply
  441. Veby PolontaloMay 15, 2020

    Telah lahir ke muka bumi. Pra
    15.05.2020
    HAI PRA!!

    Reply
  442. Mira AndiniMay 15, 2020

    Wow

    Reply
  443. natashyaMay 15, 2020

    baru satu uda sedih dan nangis

    Reply
  444. ykMay 15, 2020

    “Terus ke mana, Nan? Kalau nggak sama kamu aku harus ke mana?”

    ):

    Reply
  445. SarahMay 15, 2020

    Hai, Pra! ☺️

    Reply
  446. SyaaMay 15, 2020

    rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

    U w o w 🙂

    Reply
  447. reesMay 15, 2020

    welcome earth, PRA 🙂

    Reply
  448. Amel(?)May 15, 2020

    ngantuk, semoga ada Pra di mimpi malam ini 🙂

    Reply
  449. amaaaMay 15, 2020

    amazing

    Reply
  450. Naila putriMay 15, 2020

    Kak ntsana😭❤

    Reply
  451. MunaMay 15, 2020

    Kak, aku perempuan. Tapi mau bilang love you ke kakak. Bolehkan??

    Love you kak, aku suka tulisan mu. Kakak menginspirasiku.

    Reply
  452. KholipahMay 15, 2020

    “Kamu tau tidak semua yang diusahakan bisa ada hasilnya.”

    Reply
  453. Prista CahyaniMay 15, 2020

    nunggu terus sampe abiss, smgt us

    Reply
  454. natarinaMay 15, 2020

    mungkin otakku ga nyampe atau apalah,, kata2 paus selalu bkin mikirr tp aku nikmat mikirin maksudnyaa, gimana sih inii

    Reply
  455. LaelyMay 15, 2020

    Jadi, wajar kan jadi manusia rumit? Karena, terkadang aku pun tak tau apa yang aku inginkan.

    Hai, Pra! Salam kenal :”)

    Reply
  456. Naila PutriMay 15, 2020

    Hai PRA ! salam kenal 🙂

    Reply
  457. BoolanMay 15, 2020

    Deep, as always :’)

    Reply
  458. WeniMay 15, 2020

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”

    :’)))

    Reply
  459. eardtpMay 15, 2020

    hallo pra :))

    Reply
  460. ykMay 15, 2020

    “Terus ke mana, nan?Kalau nggak sama kamu aku harus kemana?”

    pertanyaan yang bisa dirasakan (:

    Reply
  461. ShinMay 15, 2020

    Pra siapanya Biru? Terasa versi lain dari Biru yg dulu meninggalkan tapi keras kepala minta diajak kembali. Penyair gagal yg pikirannya jadul :”)

    Reply
  462. Arum Purwa KusumaMay 15, 2020

    Semenjak Pra muncul didalam Rintik Sedu. Terselip pertanyaan, adakah makna dibalik Pra? Karna arti Pra itu sendiri adalah sebelum.

    Reply
    1. Dewi WulandariMay 15, 2020

      Pra🙃

      Reply
    2. AuliaMay 15, 2020

      Selalu baper sama tokoh yang dibuat kak tsana

      Reply
    3. Shifa Azhar RazzabyMay 15, 2020

      Dalam kenyataannya, nggak ada yang benar-benar tahu berapa sebetulnya takaran kesembuhan yang kita butuhkan. Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

      Hi PRA 🙂

      Reply
    4. NindyaMay 15, 2020

      kalau semua masih terlihat mudah, di situ letak masalah. Saya menemukan jawaban yg saya cari, trimakasih

      Reply
    5. stphMay 15, 2020

      ‘karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan palinh sembuh yang bisa kita rasakan’
      fav bngtt:(

      Reply
    6. Siapa sajaMay 15, 2020

      karyamu selalu bagus:)

      Reply
    7. DwinaMay 15, 2020

      Teka teki yg rumit, tpi bikin penasaran

      Reply
  463. VirlyMay 15, 2020

    hai Pra dan Kinan, salam kenal.

    Reply
  464. DithaMay 15, 2020

    Booommm

    Reply
  465. DITINGGAL PAS LAGI SAYANG!May 15, 2020

    Pra salam kenal.

    Reply
  466. RainMay 15, 2020

    Hai Pra.
    Kenapa yang kita minta selalu terbalik dari kenyataan?

    Reply
  467. imursoulMay 15, 2020

    kangen bgt nungguin cerita kak tsana ky waktu dulu lagi:((

    Reply
    1. Jeni silsi mulyaniMay 16, 2020

      Bahkan cerita ini tak kalah luarbiasa dari cerita-cerita sebelumnya.

      Reply
  468. YuMay 15, 2020

    Paus sehat selalu ya. Dunia sedang tidak baik, tapi tulisan paus selalu membuat orang merasa lebih baik.

    Reply
  469. RinduMay 15, 2020

    SALAM KENAL PRA

    Reply
  470. Qonita HadayaMay 15, 2020

    Sukaaaaaa❤😭

    Reply
  471. Roni ZaenalMay 15, 2020

    Memang cinta tak bisa di paksa meski sudah lama bersama tapi tidak bisa menjamin buat saling suka

    Reply
  472. RethaMay 15, 2020

    Hai Pra, selamat datang di keluarga paus, kita akan terus bersama yaa selamanya dalam tulisan kak Tsana

    Reply
  473. Nf~May 15, 2020

    Praa ,Kinan

    Mengapa harus tanda hubung koma yang kalian pilih bukan dengan tanda hubung dan .. :’)

    Reply
  474. Dinda ArizaMay 15, 2020

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah perasaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”
    First time baca cerita Rintik Sedu. Walau udah lama ngefollow, belum diberi kesempatan buat beli dan baca buku-bukunya. Terimakasih sudah membuat website resmi ini. 💕

    Reply
  475. IndahMay 15, 2020

    Halo Pra! Jangan lupa napas yah :”)

    Reply
  476. AghniaMay 15, 2020

    paus, kenapa karyamu selalu menenangkan?

    Reply
  477. AlfarizzyMay 15, 2020

    Satu satunya yang gak pernah buat gua kecewa itu ngebaca apa yang lu tuang dari pikiran lu us <3

    Reply
  478. fadhyaMay 15, 2020

    nggak ada yg pernah tau kadar kesembuhan yg kita butuhkan

    Reply
  479. bloeshysMay 15, 2020

    hi pra, hi kinan,,, ☁🍼

    Reply
  480. SeyinnMay 15, 2020

    HUHUHUHUU PAUUUS:(

    Reply
  481. Sri WulandariMay 15, 2020

    ❤🙂

    Reply
  482. CmrdMay 15, 2020

    🙂

    Reply
  483. Adinda RiskiMay 15, 2020

    😮

    Reply
  484. frida Shafira aaMay 15, 2020

    Welcome pra

    Reply
  485. disaMay 15, 2020

    Semangat pra:)

    Reply
  486. IikMay 15, 2020

    Makasih us✨💛

    Reply
  487. nafisaahabybulMay 15, 2020

    quarantine gw ga sia² klo ama lu us

    Reply
  488. Amanda AuliaMay 15, 2020

    PRA seperti perpaduan antara Biru yang suka puisi, Nug yang mengejar Binta, dan Geez yang sering pergi tanpa pesan. Hmmm…..

    Reply
  489. Qufa PufaMay 15, 2020

    tempat nangis selain dikamar, rumah duka

    Reply
  490. nvrMay 15, 2020

    cantik bgt ceritanya.

    Reply
  491. Amanda LestariMay 15, 2020

    Selalu suka sama cerita yang ditulis ka tsana alias KEREN BANGETTT WOI YAALLAH:(((

    Reply
  492. zahwa laudyaMay 15, 2020

    aku tetep biru

    Reply
  493. dewinsMay 15, 2020

    Duhh pra si sadboy:(

    Reply
  494. aiMay 15, 2020

    Bisakah kita setia nan?

    Reply
  495. SrMay 15, 2020

    “Tapi aku tidak akan pulang, tidak selain kepadanya”

    Reply
  496. athasira__uMay 15, 2020

    oke nunggu lagi! next part kak ntsana

    Reply
  497. Tria AisahMay 15, 2020

    Selalu suka!

    Reply
  498. PramMay 15, 2020

    terimakasih, Kinan.
    Kupastikan surat-surat itu tetap terkirim, bagaimanapun caramu menerimanya, bukankah kata-kata itu akan membaur dengan sendirinya?
    ia hidup nan, kata-kata itu, didalam diri kita sendiri.

    Reply
  499. PramMay 15, 2020

    terimakasih, Kinan.
    Kupastikan surat-surat itu tetap terkirim, bagaimanapun caramu menerimanya, bukankah kata-kata itu akan membaur dengan sendirinya?
    ia hidup nan, kata-kata itu, didalam diri kita sendiri.

    Reply
  500. PramMay 15, 2020

    terimakasih, Kinan.
    Kupastikan surat-surat itu tetap terkirim, bagaimanapun caramu menerimanya, bukankah kata-kata itu akan membaur dengan sendirinya?
    ia hidup nan, kata-kata itu, didalam diri kita sendiri.

    Reply
  501. FrsckaMay 15, 2020

    Baru part pertama udah bikin sedih:’

    Reply
  502. Vanessa Lingkan AmaMay 15, 2020

    keren😭😍

    Reply
  503. TatiyyaMay 15, 2020

    Relate abizz

    Reply
  504. Natasya reviMay 15, 2020

    Rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang
    bisa kita rasakan ,pauss:((

    Reply
  505. Debora GabryelaMay 15, 2020

    Haiii Pra!

    Reply
  506. Ritsa ummahMay 15, 2020

    Meskipun kudu rada dicerna dulu, aku ttp suka tulisanmuu uss🥺

    Reply
  507. Nia OktaviaMay 15, 2020

    Hai Pra !

    Reply
  508. anka.May 15, 2020

    Selalu kagum sama kak Tsana dan tulisan-tulisannya yang berat tapi bisa di jelma dengan baik olehnya supaya dipahami. Ah, jatuh cinta lagi sama cerita❤

    Reply
  509. Widya larasatiMay 15, 2020

    Wow =)

    Reply
  510. RisaMay 15, 2020

    sukaaaaaaa usss

    Reply
  511. JovitaMay 15, 2020

    Akhirnya bertemu juga dengan Pra

    Reply
  512. Bilqis Aisya NuriMay 15, 2020

    nasib buruk menghadirkan rasa cukup😭😭😭

    Reply
  513. KafinMay 15, 2020

    Benar, kita gatau seberapa takaran kita untuk sembuh

    Reply
  514. Suci NurfadillaMay 15, 2020

    Sekalii sayang kak tsana🖤🖤sehat” ya ka

    Reply
  515. Zhafira putriMay 15, 2020

    pausssss:'((

    Reply
  516. zahrajMay 15, 2020

    🙂

    Reply
  517. MiekuahMay 15, 2020

    Apakah pra bisa mengganti sosok geez?

    Reply
  518. anak baruMay 15, 2020

    kenapa Pra?

    Reply
  519. Azzahra Octavia SyahputriMay 15, 2020

    Ga sabar bab selanjutnyaa

    Reply
  520. M alliviaMay 15, 2020

    Hallo pra salam kenal, ajak aku menyelamimu

    Reply
  521. Paus hijauMay 15, 2020

    Pra itu ya tsana. Cuma lahir dan ditulis sebagai laki-laki. Apa bedanya rintik sedu dengan pra? Hampir tidak ada.

    Reply
  522. HarniMay 15, 2020

    selalu suka tulisan gaya penulisan kakak🙂
    good job, walaupun ada sedikit typo.
    Pra, i love u hehehe maaf ya nan, tapi aku janji gaakan rebut pra mu kok:(

    Reply
    1. ansnblMay 15, 2020

      Makasih ka aku suka banget

      Reply
  523. galuhdyMay 15, 2020

    Emang ya ka, ga semua harap akan nyata

    Reply
  524. PutriMay 15, 2020

    Hei, ini permulaan yang cukup dalam🙂

    Reply
  525. NanaMay 15, 2020

    Salam kenal pra, tidak sabar membaca keseluruhan ceritamu.

    Reply
  526. elsaMay 15, 2020

    nyes banget us:)

    Reply
  527. DindaMay 15, 2020

    Keren!!

    Reply
  528. Nayyara ghaniaMay 15, 2020

    Senang untuk cerita barumu paus!

    Reply
  529. HwrMay 15, 2020

    02.48 selesai.

    Reply
  530. SalMay 15, 2020

    Senang bisa menyapamu Pra!🙂

    Reply
  531. AnggunMay 15, 2020

    Apa pra itu sosok biru yang dilahirkan kembali?

    Reply
  532. jjpaMay 15, 2020

    akhirnya T____T

    Reply
  533. AnaaaaaMay 15, 2020

    Hi!! PRA!!

    Reply
  534. SilviMay 15, 2020

    Kewreeen ah

    Reply
  535. MutmainnaMay 15, 2020

    Keren

    Reply
  536. RismaMay 15, 2020

    Selamat datang Pra. Saya tahu,kalo setial baca buku dari Tsana, air dari mata itu akan ada. Atau bahkan ia tidak muncul, tapi ada meski tak terlihat. Terima kasih Tsana, sudah menjadi penulis yg baik.

    Reply
  537. RiagstnMay 15, 2020

    Us,makasih banyak udah nyiptain PRA ini hehe✨

    Reply
  538. pahriMay 15, 2020

    Aer mata gk tau tiba tiba aja netes

    Reply
  539. nrlnzlhMay 15, 2020

    ntah, cerita paus selalu mempunyai banyak pertanyaan di benakku.

    Reply
  540. Desi DwiyantiMay 15, 2020

    Tim gercep nih

    Reply
  541. PrapraMay 15, 2020

    Seseorang pernah ngejuluki nama aku pra. Pra(tiwi).
    Tapi orangny skrng udah pergi:’)
    Gaugau x Prapra

    Reply
  542. shafira pitalokaMay 15, 2020

    praaa:))) harapan besar

    Reply
  543. Aviva JuniatiMay 15, 2020

    Kerennnn us

    Reply
  544. CharlitaMay 15, 2020

    Seseorang pernah ngejuluki nama aku pra. Pra(tiwi).
    Tapi orangny skrng udah pergi:’)
    Gaugau x Prapra

    Reply
  545. DiskuccaMay 15, 2020

    “Pembunuh paling kejam nomor satu di dunia itu berkeliaran di dalam kepalanya sendiri.” – rintiksedu

    Keren! Rasanya membaca lewat website jauh lebih ‘hidup’ dibanding membaca dari platform lain.

    Reply
  546. RainMay 15, 2020

    Pra, percaya tidak semua kemauan kita selalu diberi terbalik oleh-Nya.

    Reply
  547. UnknownMay 15, 2020

    rumit tapi selalu bagus(:

    Reply
  548. Hasya inggriani azahraMay 15, 2020

    Di tunggu lanjut nyaaa ntasaa, kamu selalu berhasil

    Reply
  549. NafazzahMay 15, 2020

    Hai, Pra. Kamu mengingatkanku pada seseorang. Yang kugenggam saja tak sanggup. Namun, dia selalu berusaha meraihku.

    Reply
  550. a.nurulaqsahMay 15, 2020

    Love!!❤

    Reply
  551. ramdanjayaaMay 15, 2020

    salam kenal Pra,

    Reply
  552. 見済みMay 15, 2020

    Dihari ulang tahunku ke 23, lahirnya pula pra, makasih udah menjadi kado terbaik, meski belum kenal :))

    Reply
  553. Oriana Moza RamadhaniMay 15, 2020

    Haii Pra!:)

    Reply
  554. AprillMay 15, 2020

    Assalamualaikum PRA! :’)

    Reply
  555. dhiva afrMay 15, 2020

    selalu menghadirkan karya yang indah,terimakasih ka Tsana

    Reply
  556. Rachnat MaulanaMay 15, 2020

    Terbaik Sedunia

    Reply
  557. GstMay 15, 2020

    :/

    Reply
  558. deraMay 15, 2020

    pelan pelann us aduh si pra bikin jantungan pagi pagi

    Reply
  559. Rini AmaliahMay 15, 2020

    sukaaaaak

    Reply
  560. AuliaMay 15, 2020

    selalu cantik tulisannya

    Reply
  561. MonaMay 15, 2020

    Hi kinan:)

    Reply
  562. Ratih AsdiantiMay 15, 2020

    Keren, Kak….

    Reply
  563. FadilahaliMay 15, 2020

    Selalu suka dengan karya² mu us

    Reply
  564. Nida Amelya Al FitrianiMay 15, 2020

    Hai Pra, Hai Nan

    Reply
  565. ManusiaMay 15, 2020

    Suka bgt:(

    Reply
  566. Anna Pratista AndanityaMay 15, 2020

    Hai pra, jika kinan tak ingin ke bulan. Marin kebulan sama aku saja. Hehe^^

    Reply
  567. zhalsaaaMay 15, 2020

    HAI PRA 🙂

    Reply
  568. Diah AlfaMay 15, 2020

    Makasih ka tsan akhirnya baca judul baru dari cerita ka tsana,semangat selalu nulisnya ❤
    Salam kenal,Pra 😊

    Reply
  569. Rika adriMay 15, 2020

    Hello Pra!

    Reply
    1. haluuuMay 15, 2020

      Akan ada tangis di setiap tulisanmu yang kubaca,kak

      Reply
  570. Dede Adelia PutriMay 15, 2020

    Tunggu aku jdi bucin mu pra:)

    Reply
  571. biruMay 15, 2020

    ngga bisa berkata kata lagi

    Reply
  572. WeniMay 15, 2020

    Selalu suka 🧡

    Reply
    1. NadiaMay 15, 2020

      “Deg”

      Reply
    2. FinaMay 15, 2020

      Satu kata aja deh us. Keren😂

      Reply
  573. MilkylateeMay 15, 2020

    Pra…..

    Reply
  574. AnninMay 15, 2020

    Pra itu keren! Jujur aku selalu mengagumi dan menghargai laki-laki yang menjunjung tinggi sastra entah mengapa.

    Reply
  575. Nessa Rosifa PutriMay 15, 2020

    Selamat datang pra!❤

    Reply
  576. Nzm Aditya___May 15, 2020

    Pra.. bakal jadi pembuka Cerita yang baru dari ntasana.. dan akhirnya bisa move on dari geez dan biru, semoga.

    Reply
  577. AzwanMay 15, 2020

    Pagi nan…!

    Reply
  578. mckenzMay 15, 2020

    halo pra 🙂

    Reply
  579. reoooMay 15, 2020

    Hai pra, selamat datang dibumi ☺

    Reply
  580. NonameMay 15, 2020

    “Aku tidak mau jadi bait dalam puisimu”

    Reply
  581. Dhiya MuthiahMay 15, 2020

    Sampai jumpa pekan depan, pra:)

    Reply
  582. Mutia AniqaMay 15, 2020

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”

    Sangat membekas, terimakasih paus

    Reply
  583. Siti mustianaMay 15, 2020

    ” Akan kubiarkan ia meneruskan langkahnya yang terburu-buru, jika memang itu maunya. Tapi aku tidak akan pulang, tidak selain kepadanya.”

    Reply
  584. AjengMay 15, 2020

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan” 🙂

    Reply
  585. IkaanrlxxMay 15, 2020

    Pra… aku kagum

    Reply
  586. angelicaMay 15, 2020

    Lebih baik aku menikah dengan nelayan yang paling akan meninggalkanku karena ditelan laut, tidak pergi tanpa pesan seperti yang bisa kamu lakukan. Pra, aku tidak akan memberimu kesempatan itu. Tidak selama aku hidup.

    Reply
  587. Faza Nailul IzzahMay 15, 2020

    Ahhhhhh napaa keren bat si uss:’

    Reply
  588. dilaMay 15, 2020

    dalam kenyataannya rasa sakit itu yg bisa membuat kita tetap hidup. trima kasih paus

    Reply
  589. YutaMay 15, 2020

    Welcome(:

    Reply
  590. laneMay 15, 2020

    memahami situasi pra dan kinan

    Reply
  591. renrenMay 15, 2020

    Mau menyapa Pra.
    Hi, Pra✨
    Keren kak Ntsana

    Reply
  592. Wahdania zamaniMay 15, 2020

    Hai pra 🙂

    Reply
  593. Gho_tinMay 15, 2020

    Kok bisa gitu ya kinan?

    Reply
  594. WMay 15, 2020

    Hi, pra:)

    Reply
  595. Vira FitriaMay 15, 2020

    Ini Pra, maksudnya pra-sejarah ya? Kok bisa benar-benar jadul? Ya pra, selamat datang dan salam kenal dari bumi. ❤

    Reply
  596. AlMay 15, 2020

    seperti biasa, tulisanmu selalu keren us

    Reply
  597. BellaaMay 15, 2020

    Hai pra selamat datang untuk dibaca

    Reply
  598. SabdariffaMay 15, 2020

    💞

    Reply
  599. SalsaMay 15, 2020

    🥺❤️

    Reply
  600. Riyani aiMay 15, 2020

    Keren usss
    Aku baca ulang biar makin paham maksudnya hehe:v

    Reply
  601. MelidaMay 15, 2020

    Masih belum paham, kata paus kalau belum paham karena aku sendiri yang ga bisa memahami

    Reply
  602. iydepMay 15, 2020

    HI PRA!
    :::))))

    Reply
  603. NandaMay 15, 2020

    Takoottttt

    Reply
  604. AnonimMay 15, 2020

    Kerennnnnnnnnnn

    Reply
  605. DineyaMay 15, 2020

    Gak pernah ga nyentuh ya ceritamu kak tsana , sehat dan bahagia selalu kesayangan rakyat paus 💛

    Reply
  606. DineyaMay 15, 2020

    Gak pernah ga nyentuh ya ceritamu kak tsana , sehat dan bahagia selalu kesayangan rakyat paus 💛

    Reply
  607. Shifa Azhar RazzabyMay 15, 2020

    Dalam kenyataannya, nggak ada yang benar-benar tahu berapa sebetulnya takaran kesembuhan yang kita butuhkan. Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.

    Hi PRA 🙂

    Reply
  608. ini akuMay 15, 2020

    “Dalam kenyataannya, nggak ada yang benar-benar tahu berapa sebetulnya takaran kesembuhan yang kita butuhkan”,Love u us

    Reply
  609. ErdianaMay 15, 2020

    Selalu bagus!! Terimakasih pauss udah menuliskan ini

    Reply
  610. Cholis MakhvudahMay 15, 2020

    Ngga pernah bisa ketebak 💛

    Reply
  611. yazeentaMay 15, 2020

    pra:)

    Reply
  612. Inda damayantiMay 15, 2020

    Apa kinan akan luluh dan pada akhirnya akan abadi bersama pra? Hmm :(:(

    Reply
  613. Nandita Diva ChintikaMay 15, 2020

    Suka deh suka kusuka

    Reply
  614. RahayuMay 15, 2020

    Aku kira itu sebuah buku, sudah kecewa saja kalau2 akan jadi orang yang ketinggalan punya buku kamu us. Sepertinya Pra akan buat saya nangis bombay kedepannya:”

    Reply
  615. SafirasnazMay 15, 2020

    Welcome, Pra!

    Reply
  616. MiaMay 15, 2020

    Selamat datang, Pra.

    Reply
  617. it’s meMay 15, 2020

    pauss.. kau selalu mengesankan:)

    Reply
  618. DinaMay 15, 2020

    Is it okay to fall in love with Pra this early?

    Reply
  619. Sabita MadaniMay 15, 2020

    Uwaaaaaaa akhirnya bertemu dengan Pra❤

    Reply
  620. NabilaaaMay 15, 2020

    Luv luvv🥺💙

    Reply
  621. Salwa AmaliaMay 15, 2020

    Uhh PRAUS KU ❤️

    Reply
  622. Ladyasya DetharieMay 15, 2020

    Hello PRA!.. WELCOME..

    Reply
  623. Ellisa NursabillaMay 15, 2020

    Sukaaa bangett!!

    Reply
  624. AlvinaMay 15, 2020

    hai pra- salam kenal

    Reply
  625. AlvinaMay 15, 2020

    selamat datang pra

    Reply
  626. AlfiMay 15, 2020

    Halo, Pra!

    Reply
    1. Anak AyamMay 15, 2020

      Bacanya sambil mikir hiks, tapi gpp butuh kelanjutannya buat ngerti jalan ceritanya, semangat paauuus jangan lupa update ya!!💛

      Reply
    2. SyaffirarMay 15, 2020

      Pemahaman tiap” insan memang berbeda. Tapi serumit apapun mataku membaca, hati dan rasa akan tetap menyatu demi membaca karya kak tsana:)❤️

      Reply
  627. Khansa rajwaMay 15, 2020

    Selamat datang dari aku untuk pra, 🙂

    Reply
  628. RahmaputriMay 15, 2020

    Gue selalu jatuh cinta sama karya karyanya rintiksedu❤

    Reply
  629. JovanianallaMay 15, 2020

    Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan:’)

    Reply
  630. felisaMay 15, 2020

    pauss ♥️

    Reply
  631. putri suryatiMay 15, 2020

    Kak tsana
    Seperti nya aku jatuh cinta sama Pra.

    Reply
  632. ApplepieMay 15, 2020

    Hi Pra, sebenarnya kamu siapa?

    Reply
  633. CitraMay 15, 2020

    ❤❤❤

    Reply
  634. rafidaputriMay 15, 2020

    Gatau lagi hrs bilang apaa:’

    “Karena bisa jadi, rasa sakit adalah keadaan paling sembuh yang bisa kita rasakan.”
    -pra, day1

    Reply
  635. ameliyaaMay 15, 2020

    hi, Pra! ngomong-ngomong soal puisi, jadi mengingatkanku dengan Biru :”)

    Reply
  636. Ayu AmaliaMay 15, 2020

    akhirnya yg ditunggu tunggu datang juga, love!

    Reply
  637. AthaMay 15, 2020

    bagaimanapun cara menulisnya, kamu tetap paus yang kita kenall, avv<3

    Reply
  638. Laylatul badriyyahMay 15, 2020

    Nggak pernah bosen dengan cerita mu kak

    Reply
  639. AnesMay 15, 2020

    Pra ❤️❤️❤️

    Reply
    1. fatimah.nlMay 15, 2020

      p a u s sama u s nya berubah2 jadi jeda – kami 🙂

      Reply
    2. syifaMay 15, 2020

      tulisanmu selalu menakjubkan, tsana!🙂❤️.

      Reply
  640. LiliMay 15, 2020

    Selalu sukaa karyanya pauss, rindu sekali❤️

    Reply
  641. FindrianaMay 15, 2020

    Paus makasih sudah menulis 💛

    Reply
  642. AgnesmaulidiaMay 15, 2020

    Selalu sukaaa. Semangat paus

    Reply
  643. ViiiMay 15, 2020

    Gak tau lagi deh ya Tsan mau ngomong apa. But, ahhh good luck ya!!

    Reply
  644. Siti mariahMay 15, 2020

    Hallo praa❤

    Reply
  645. Amara Septa DestianaMay 15, 2020

    Uss kereennn:((

    Reply
  646. ZhalGharMay 15, 2020

    Uwaa keren critanyaa

    Reply
  647. ArumMay 15, 2020

    Us 🙂

    Reply
  648. renjanaMay 15, 2020

    siap jadi penggemar pra:)

    Reply
  649. Sekar KiraniMay 15, 2020

    “Nan, apa upacara kepergian selalu memaklumi kesedihan?”

    Reply
  650. fitri.yooMay 15, 2020

    made my day 😍

    Reply
  651. Anisa FitriyaniMay 15, 2020

    Keren banget us 🙂

    Reply
  652. Nurlianti agustinMay 15, 2020

    PRAAAA :))

    Reply
  653. EnooMay 15, 2020

    Pra 🙂

    Reply
  654. Nurul DwiMay 15, 2020

    “…kalau semua masih terlihat mudah, disitu letak masalah.”

    Hai, Pra! Selamat datang ya :))

    Reply
  655. AzrinnnMay 15, 2020

    Pra :’)

    Reply
  656. AleMay 15, 2020

    bentar,tarik napas

    Reply
  657. IstiqomatussMay 15, 2020

    Isi kepala yang selalu menarik.

    Reply
  658. Dinda PutriMay 15, 2020

    hi pra:’)

    Reply
  659. MarwaMay 15, 2020

    Mencoba memahami,tapi aku suka❤

    Reply
  660. NurulMay 15, 2020

    Suka beneran💕 tp ada beberapa yg masih gk paham. But it’s ok gk masalah kok😂. Ditunggu yah karya selanjutnya

    Reply
  661. cindyMay 15, 2020

    aaaaa sayang sekali💛

    Reply
  662. HarummiMay 15, 2020

    “kembali sendirian, keadaan paling bermasalah sekaligus solusi dari masalah itu sendiri.”
    ;’)

    Reply
  663. NurlayaMay 15, 2020

    Tulisanmu emang benar-benar indah Tsana:)

    Reply
  664. Prika kookieMay 15, 2020

    Halo Pra…

    Reply
  665. IsMay 15, 2020

    Isi kepala yang selalu menarik.

    Reply
  666. Iman seprapattMay 15, 2020

    Baru kali ini mau baca tulisan panjang 😀

    Reply
  667. Nari.May 15, 2020

    Wawww

    Reply
  668. cilMay 15, 2020

    love you paus, semangat💜

    Reply
  669. Eka Minarti MuhlisMay 15, 2020

    Good job kak tsana

    Reply
  670. chiaaramnMay 15, 2020

    Yang ditunggu akhirnya datang jua🙂 halo, Pra. Semoga perkenalan kita tidak sebatas kata tanya saja:)

    Reply
  671. Nari.May 15, 2020

    Wawww, suka sekali. Semangat Pra!

    Reply
  672. Nurfitri YuliantiMay 15, 2020

    Akhirnya aku bisa menyapamu, Pra:)

    Reply
  673. MiralceMay 15, 2020

    Pra yang sangat ajaib:”) bahkan pertanyaan yg tidak pernah terpikirkan oleh org-org bisa dia pikirkan

    Reply
  674. Jovanka MutiahMay 15, 2020

    Makin penasaraaaannn!!

    Reply
  675. Sasa amelMay 15, 2020

    Kita satu fikiran

    Reply
  676. Iman seprapattMay 15, 2020

    Baru kali ini bisa baca tulisan yg panjang :v

    Reply
  677. KeongMay 15, 2020

    Sebagian dari Pra dan Kinan adalah sebagian dari banyak manusia yang disuarakan seorang Nadhifa Keren Tsana, Allya-nya menepi dulu. Terima kasih untuk yang kesekian kali, kau keren seperti biasa. Tetap sehat.

    Reply
  678. KiranaMay 15, 2020

    Hai Pra, seseorang yang tidak dipahami oleh diriku .Tapi aku ingin mengetahui lidahmu.

    Hai kak Tsana, akhirnya tulisanmu kembali.
    Semangat terus kak Tsana🤗

    Reply
  679. happygurllolMay 15, 2020

    hai pra!!!

    Reply
  680. VanMay 15, 2020

    Hai, Pra.
    Salam kenal 🖤

    Reply
  681. MelatiMay 15, 2020

    Rumit, tapi aku suka❤️

    Reply
  682. CitraMay 15, 2020

    Fix relate us:(

    Reply
  683. SiskaMay 15, 2020

    Hai pra,

    Reply
  684. EmyllyaalestariiMay 15, 2020

    Hai pra! 🙂

    Reply
  685. MelatiMay 15, 2020

    Rumit, tpi aku suka❤️

    Reply
  686. hirassiMay 15, 2020

    Hai, Pra.

    Reply
  687. NndagtaaMay 15, 2020

    Halo Pra 🙂 sepertinya kamu akan membuat ku gamon nantinya hehe 😬 terima kasih pauss, tulisanmu selalu keren 😉

    Reply
  688. Najwa FitriaMay 15, 2020

    Pra , kisah mu untuk Kinan , aku tunggu!

    Reply
  689. Ivana ChristinMay 15, 2020

    Hai pra dan kinan

    Reply
  690. FeraMay 15, 2020

    Kasian pra:”)

    Reply
  691. MandaMay 15, 2020

    Halo,PRA

    Reply
  692. fahirtsshMay 15, 2020

    Sedikit kesulitan dalam membaca, karena kata katanya sulit ku pahami tapi gpp nanti pasti bisa:)

    Reply
  693. LiaMay 15, 2020

    Haii pra❤

    Reply
  694. NurulsyifaaMay 15, 2020

    Aku tunggu tunggu, tapi nyata nya aku tertidur pulas dan gagal menanti karya ini((
    Tapi kini setelah membacanya,aku langsung jatuh cinta sejak penggalan pertama saja,dan akan slalu mengangumi karyamu :))♡
    Selamat dan halo pra ♡

    Reply
  695. ZentayanaMay 15, 2020

    🖤🦋

    Reply