Jenis patung berdasarkan cara pembuatannya

- Penulis Berita

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salam, pembaca setia Rintiksedu.id! Saya senang dapat berbagi pengetahuan seputar seni dengan Anda kali ini. Seperti yang Anda tahu, seni patung adalah salah satu cabang seni visual yang menarik dan penuh dengan kreativitas. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi jenis-jenis patung berdasarkan cara pembuatannya. Sebelum kita memulai, saya ingin memperkenalkan diri saya sebagai seseorang yang telah lama terlibat dalam dunia seni dan memiliki minat khusus dalam patung. Gambar unggulan artikel ini dapat dilihat di

wapt image post 1429

1. Jenis Patung “In The Round” dan Patung Relief

Patung “In The Round”

Patung “In The Round” adalah jenis patung yang dilihat dari segala sisi dan memiliki dimensi tiga dimensi yang lengkap. Patung ini dapat dilihat dari depan, belakang, samping kiri, samping kanan, serta dari atas dan bawah. Teknik ini diterapkan untuk menciptakan patung yang anda bisa melihat setiap detailnya dari segala sudut pandang.

Contoh patung “In The Round” yang populer adalah patung David karya Michelangelo. Patung ini memiliki tinggi sekitar 5 meter dan ditempatkan di Piazza della Signoria di Florence, Italia. Karya ini menggambarkan sosok David dengan indah dan memperlihatkan kehebatan seni Michelangelo dalam menciptakan detail dan kehidupan dalam patung.

Patung Relief

Patung relief, juga dikenal dengan istilah patung berdinding, adalah patung yang ditempatkan pada suatu permukaan datar dengan elemen tiga dimensi yang menonjol keluar dari permukaan tersebut. Teknik ini memanfaatkan keberadaan latar belakang untuk memberikan kontras dan menekankan grafis dan garis patung.

Patung relief telah lama ada dalam sejarah seni, dan menjadi media utama dalam seni kuno seperti seni Mesir kuno dan seni klasik Yunani. Misalnya, “Kolom Trajan” di Roma adalah contoh patung relief yang menggambarkan perang dan kemenangan Romawi. Relief ini diletakkan di sepanjang lengkungan di sekitar kolom dan menceritakan kisah yang ada.

Baca juga: Apa tujuan pembuatan patung kerajinan

2. Teknik Pahat dan Teknik Pemodelan

Teknik Pahat

Teknik pahat adalah proses menghasilkan patung dengan cara mengurangi materi dari bahan yang digunakan. Biasanya, patung ini dibuat dari bahan seperti kayu, batu, atau logam. Dalam teknik ini, seniman menggunakan alat-alat seperti pahat, gergaji, atau pengikis untuk “mengukir” bentuk patung dari bahan yang ada.

Salah satu contoh terkenal dari patung pahat adalah “The Thinker” karya Auguste Rodin. Patung ini terbuat dari patung perunggu yang menggambarkan sosok yang sedang berpikir sambil duduk di atas batu. Rodin mengukir patung ini dengan sangat detail dan memperlihatkan kecanggihan teknik pahatnya.

Teknik Pemodelan

Teknik pemodelan adalah proses menciptakan patung dengan menambahkan dan membentuk bahan untuk membentuk bentuk yang diinginkan. Seniman menggunakan bahan seperti tanah liat, lilin, atau tanah untuk membuat model patung yang kemudian dapat dicetak atau dipahat dalam materi yang permanen.

Salah satu contoh terkenal dari teknik pemodelan adalah “Pieta” karya Michelangelo. Patung ini menggambarkan sosok Maria yang memegang tubuh Yesus yang telah mati. Michelangelo menggunakan teknik pemodelan untuk memberikan detail pada raut wajah dan pakaian Maria, menciptakan patung yang memancarkan emosi dan keindahan.

Baca juga: Cara membuat patung berbahan gips

3. Purposes Dan Subyek Patung

Tujuan Patung

Patung telah digunakan untuk berbagai tujuan sepanjang sejarah. Salah satu tujuan umum patung adalah untuk tujuan keagamaan, seperti digunakan untuk memuja Tuhan atau dewa. Patung seperti patung Buddha dalam agama Buddha dan patung Dewi Athena dalam kepercayaan Yunani adalah contoh tujuan keagamaan ini.

Selain itu, patung juga digunakan untuk tujuan penghormatan dan peringatan. Misalnya, patung-patung pendiri negara atau kepala negara sering dibangun untuk mengenang dan menghormati mereka yang berjasa bagi masyarakat.

Subyek Patung

Patung juga mencerminkan budaya dan tradisi setiap masyarakat. Di setiap budaya, terdapat subyek patung yang sering diangkat. Misalnya, di budaya Yunani Kuno, patung sering menggambarkan dewa dan dewi dalam mitologi Yunani. Di budaya Cina, patung sering menggambarkan kaisar dan tokoh-tokoh bersejarah penting. Bahkan dalam budaya modern, patung sering menggambarkan tokoh-tokoh terkenal atau memperingati peristiwa penting dalam sejarah manusia.

Baca juga: Teknik Membuat Patung Untuk Pemula

4. Bahan dan Teknik dalam Patung

Bahan dalam Patung

Patung dapat dibuat dari berbagai macam bahan, tergantung pada kebutuhan seniman dan tujuannya. Bahan yang umum digunakan dalam patung meliputi logam, seperti perunggu dan besi; batu seperti marmer, granit, dan sepuh; kayu seperti kayu jati dan mahoni; serta keramik dan plastik. Setiap bahan memberikan karakteristik dan keunikan tersendiri pada patungnya.

Seiring waktu, seniman juga menemukan cara baru dalam menggunakan bahan untuk menciptakan patung yang inovatif. Misalnya, seniman kontemporer menggunakan material daur ulang seperti botol plastik atau barang bekas elektronik untuk menciptakan patung yang bernuansa lingkungan.

Teknik dalam Patung

Seni patung juga berkembang sejalan dengan teknik dan teknologi yang tersedia. Seiring waktu, seniman mengembangkan teknik kombinasi yang melibatkan berbagai materi dan teknik pahat dan pemodelan.

Bahkan, ada juga seniman yang menggabungkan seni patung dengan teknik melukis, sehingga menciptakan hasil karya yang unik dan mencolok. Teknik ini memungkinkan seniman untuk menggambarkan detail lebih lanjut dan menambahkan dimensi lain ke dalam patung dengan menggunakan pewarnaan dan tekstur.

Baca juga: Teknik membuat patung dengan cara merangkai beberapa potong bahan

5. Patung Batu

Signifikansi dan Daya Tahan Patung Batu

Patung batu memiliki sejarah yang panjang dan ditemukan di berbagai budaya di seluruh dunia. Batu dianggap sebagai salah satu bahan yang paling awet dalam pembuatan patung, karena kemampuannya yang tahan terhadap kerusakan alam dan faktor lainnya.

Patung batu juga memiliki signifikansi budaya yang kuat. Misalnya, patung budha batu di Kuil Borobudur di Indonesia memiliki makna dan simbolisme agama yang dalam. Selain itu, patung-patung batu yang ditemukan di situs arkeologi mengandung banyak informasi tentang kehidupan manusia pada masa lampau.

Baca juga: Cara Membuat Patung dari Bubur Kertas

FAQ

1. Apa perbedaan antara patung “In The Round” dan relief?

Patung “In The Round” adalah patung tiga dimensi yang dapat dilihat dari segala sisi, sementara relief adalah patung yang ditempatkan pada permukaan datar dan memiliki elemen tiga dimensi yang menonjol keluar dari permukaan tersebut.

2. Apa perbedaan antara teknik pahat dan modeliing dalam patung?

Teknik pahat melibatkan pengurangan materi dari bahan untuk menciptakan patung, sementara teknik pemodelan melibatkan penambahan dan membentuk bahan untuk menciptakan patung.

3. Apa yang dimaksud dengan patung “In The Round”?

Patung “In The Round” adalah jenis patung yang dapat dilihat dari segala sisi dengan dimensi tiga dimensi yang lengkap.

4. Apa contoh terkenal dari patung relief?

Salah satu contoh terkenal dari patung relief adalah “Kolom Trajan” di Roma, yang menggambarkan perang dan kemenangan Romawi.

5. Apa contoh terkenal dari patung pahat?

Salah satu contoh terkenal dari patung pahat adalah “The Thinker” karya Auguste Rodin.

6. Apa contoh terkenal dari teknik pemodelan dalam patung?

Salah satu contoh terkenal dari teknik pemodelan adalah “Pieta” karya Michelangelo.

7. Apa tujuan umum patung?

Patung sering digunakan untuk tujuan keagamaan, penghormatan, dan peringatan.

8. Apa yang sering diangkat sebagai subyek patung dalam budaya Yunani Kuno?

Subyek patung dalam budaya Yunani Kuno sering menggambarkan dewa dan dewi dalam mitologi Yunani.

9. Apa bahan yang sering digunakan dalam patung?

Bahan yang sering digunakan dalam patung termasuk logam, batu, kayu, keramik, dan plastik.

10. Apa yang membuat patung batu signifikan?

Patung batu memiliki signifikansi budaya yang kuat dan daya tahan yang tinggi terhadap kerusakan alam.

Baca juga: Tutorial Cara Membuat Patung dari Sabun Batangan

Kesimpulan

Seperti yang telah kita jelajahi bersama, seni patung adalah bentuk seni yang penuh dengan keindahan dan kreativitas. Jenis-jenis patung berdasarkan cara pembuatannya menampilkan keahlian seniman dan mencerminkan nilai budaya. Dari patung “In The Round” hingga relief, dari teknik pahat hingga pemodelan, dan dari bahan tradisional hingga inovatif, patung terus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Terlepas dari tujuannya, patung mengangkat rasa ingin tahu kita dan menginspirasi kita untuk memahami sejarah dan keindahan dunia kita. Mari terus menghargai seni patung yang menghiasi dunia ini!

Berita Terkait

Cara Menjaga HP Agar Tidak Dihack
Cara Menghilangkan Bercak Putih di LCD HP
Cara Allah mengobati stroke
Bersedekah Merupakan Salah Satu Cara Mendekatkan Diri kepada Allah
Cara kirim shopeepay ke dana
Cara transfer gopay ke shopee
Tata cara sholat isya 4 rakaat
Beriman kepada qada dan qadar sebaiknya kita pelajari dengan cara

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 08:24

Isi Perjanjian Tumenggung Surapati

Rabu, 3 Juli 2024 - 12:00

Cara menjaga kesehatan tulang

Rabu, 26 Juni 2024 - 01:14

Cara menghitung bilangan biner

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:09

Cara menemukan arti kosakata yang tepat adalah

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:29

5 Merk Kompor Gas Terbaik di Indonesia 2023

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:28

Review Kualitas Kompor Gas Merk Progas

Sabtu, 1 Juni 2024 - 02:43

Pancasila sebagai ideologi bangsa terbentuk dengan cara

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:46

Kompor Tanam yang Bagus dan Awet: Pilihan Terbaik untuk Dapur Modern Anda

Berita Terbaru

Cara

Cara Menjaga HP Agar Tidak Dihack

Sabtu, 20 Jul 2024 - 09:29

Cara

Cara Menghilangkan Bercak Putih di LCD HP

Sabtu, 20 Jul 2024 - 09:26

Cara

Cara Allah mengobati stroke

Sabtu, 20 Jul 2024 - 09:19